Resah Ormas Anti-Kebinekaan, Warga Bandung Pasang Spanduk Tolak Intoleransi

Date:

Bisnisnews.net || Bertebaran spanduk penolakan warga terhadap organisasi intoleran di Kota Bandung. Aksi ini viral di media sosial setelah sejumlah spanduk terpasang di beberapa titik kota.

Warga Kota Bandung menyatakan menolak paham intoleran setelah beredar kabar terkait ormas yang disebut menjadi bahaya laten di NKRI. Dalam narasi yang beredar, ormas yang disorot adalah ANNAS atau Aliansi Nasional Anti Syiah, yang disebut warga sangat meresahkan dan dinilai anti-Pancasila serta anti-Kebinekaan.

Salah seorang warga Kota Bandung, Ahmad (52) saat ditemui di dekat lokasi adanya pemasangan spanduk, mengatakan, bagi dirinya spanduk – spanduk yang banyak terpasang tersebut membuktikan bahwa di kota Bandung masih ada organisasi intoleran, yang benci terhadap kelompok lain.

“Kami sangat menolak keras keberadaan ormas intoleran yang selalu menyebarkan ujaran kebencian terhadap yang berbeda kelompok serta tidak menghargai keberagaman. Karena sikap yang intoleran tersebut bisa memecah belah keutuhan umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Ahmad, Minggu 19/04/2026.

Untuk menghindari adanya perpecahan antar warga, Ahmad sependapat dengan adanya pemasangan spanduk yang berbentuk ajakan yang berisi pesan penolakan terhadap segala bentuk intoleransi dan ajakan untuk menjaga persatuan. Warga menegaskan Bandung sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.

“Kami sepakat, warga bandung sangat cinta toleransi. Makanya, kami sangat setuju pemasangan spanduk yang berisi ajakan, agar masyarakat selalu menjaga tolereansi, persatuan dan keutuhan umat beragama,” tegasnya.

Resah Ormas Anti-Kebinekaan, Warga Bandung Pasang Spanduk Tolak Intoleransi (foto : Boeh)

Aksi penolakan ini muncul sebagai respons masyarakat atas kekhawatiran terhadap gerakan yang dianggap dapat memecah belah kerukunan antarumat beragama.

Senada, Rozak (49) menilai, Kota Bandung harus tetap menjadi ruang aman bagi seluruh kelompok. Tidak boleh ada celah untuk memporakporandakan keutuhan umat beragama.

“Tidak boleh, sekecil apapun, Kota Bandung jangan ada kelompok yang intoleran. Kita harus menjaga keutuhan umat beragama, saling menghargai, saling menghormati, itu kunci utama kebersamaan. Kita tolak keras bentuk apapun, bagi sekelompok orang yang akan memecah belah umat,” ungkapnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai pemasangan spanduk tersebut. Namun, pesan yang disampaikan warga jelas: menolak segala paham intoleran yang bertentangan dengan Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Bandung menegaskan identitasnya sebagai kota yang terbuka, inklusif, dan utama dalam reportase toleransi. Warga berharap kondusivitas dan kerukunan tetap terjaga di tengah perbedaan.

Pemerintah Kota Bandung dan aparat keamanan diharapkan terus memantau situasi guna memastikan Kota Kembang tetap menjadi rumah bersama yang aman dan damai bagi semua.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guyuran Hujan Tak Halangi, Puluhan Ribu Penonton Padati Aksi Band Perunggu di Sukabumi

Bisnisnews.net || Salahsatu Gorup musik  papan atas Indonesia "Band...

CFD HUT ke-112 Kota Sukabumi Ramai, Warga Padati Jalan Ahmad Yani Sejak Pagi

Bisnisnews.net || Suasana Car Free Day (CFD) dalam rangka...

Dari Dapur Kecil di Sukabumi, Christian Menjaga Rasa Lewat Bacang Berbalut Daun Hanjuang

Bisnisnews.net || Aroma khas langsung menyapa begitu memasuki sudut...

Semarak HUT ke-17 PAUD SPS BKB-SC Mochammad Toha, Tampilkan Kreativitas Anak dan Perkuat Sinergi 

Bisnisnews.net || Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan mewarnai...