Bisnisnews.net || Kabupaten Sukabumi kembali meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada 2025. Meski bersyukur atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menatap target lebih tinggi, yakni meraih predikat KLA kategori Utama di masa mendatang.
Penghargaan KLA 2025 diserahkan pada Sabtu (9/8/2025) dan diterima langsung oleh Bupati Sukabumi, didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi.
Kepala DP3A, Eki Radiana Rizki, mengatakan mempertahankan kategori Nindya adalah pencapaian luar biasa, namun tantangan untuk naik ke kategori Utama membutuhkan kerja lebih keras dan kolaborasi lebih luas. “Alhamdulillah, Nindya bisa kita pertahankan. Tapi kita juga punya cita-cita naik ke Utama. Itu butuh komitmen yang kuat dan kerja sama semua pihak,” ujarnya, Senin (11/8/2025).
Eki menjelaskan, penilaian KLA mencakup 26 indikator yang tersebar di berbagai kluster. Ia menekankan pentingnya konsistensi kebijakan dan keterlibatan lintas sektor. “Kalau hanya mengandalkan DP3A dengan anggaran terbatas, tentu sulit tercapai. Kami butuh peran semua perangkat daerah. Contohnya, di Dinas Pendidikan, saat MPLS, kami masuk memberikan materi KLA, sekolah ramah anak, dan pencegahan perkawinan anak. Begitu juga dengan Dinas Perkim, setiap taman yang dibangun kita dorong agar ramah anak,” jelasnya.
Menurutnya, kunci untuk naik ke kategori Utama adalah memperkuat kolaborasi, memperluas program, dan memastikan seluruh indikator terpenuhi secara berkelanjutan. “KLA ini bukan proyek sesaat, tapi proses panjang yang memerlukan dukungan dari pimpinan daerah, perangkat daerah, hingga masyarakat,” tambahnya.
Eki optimistis, dengan strategi yang tepat dan semangat gotong royong, Kabupaten Sukabumi mampu naik kelas. “Kami ingin Sukabumi bukan hanya layak anak di atas kertas, tapi benar-benar menjadi tempat terbaik bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : M. Nabil