Gantikan Pucuk Pimpinan BGN Demi Percepat Program Makan Bergizi Gratis & Tekan Stunting
Bisnisnews.net – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Keputusan itu diumumkan Selasa (2/6/2026) di Istana Merdeka, Jakarta, oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Prasetyo Hadi.
Langkah ini bagian dari evaluasi pemerintah untuk menguatkan program prioritas, terutama di sektor pemenuhan gizi masyarakat.
Evaluasi Demi Efektivitas Program
Prasetyo Hadi menjelaskan penunjukan Nanik S. Deyang lahir dari proses monitoring dan evaluasi program strategis nasional. Presiden menilai BGN butuh penguatan kepemimpinan agar target-target gizi bisa tercapai maksimal.
“Presiden memandang perlu adanya penguatan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan memastikan seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik,” ujar Prasetyo Hadi.
Alasan Pilih Nanik S. Deyang
Pemerintah menunjuk Nanik karena 3 pertimbangan utama: pengalaman, kapasitas manajerial, dan pemahamannya soal program-program BGN. Dengan rekam jejak itu, pemerintah berharap kepemimpinan baru bisa ngebut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga.
Pemerintah juga menegaskan, rotasi pimpinan di lembaga negara itu hal biasa. Tujuannya jelas: naikin kinerja dan pastikan pelayanan ke masyarakat jalan optimal.
Target: Indonesia Sehat Menuju 2045
Dengan nahkoda baru, BGN diamanahkan 3 misi utama:
1. Perkuat program peningkatan gizi masyarakat di seluruh daerah
2. Tekan angka stunting yang masih jadi PR nasional
3. Dukung SDM Indonesia yang sehat dan berkualitas untuk Indonesia Emas 2045
Penunjukan Nanik S. Deyang jadi sinyal pemerintah serius membenahi gizi publik. Dari dapur MBG sampai posyandu, semua diharapkan bergerak lebih cepat dan terukur.***
Editor : M. Nabil
(MNL/Biro Bandung)