Sukabumi Jadi Panggung Narasi Sosial Lewat Gala Premier “Panggil Aku Ayah”

Date:

Bisnisnews.net || Kota Sukabumi kembali mencatatkan namanya di kancah perfilman nasional. Sabtu (2/8/2025), Moviflex Sukabumi menjadi tuan rumah gala premier film Panggil Aku Ayah, sebuah karya yang tak hanya menyentuh sisi emosional keluarga Indonesia, tetapi juga mengangkat wajah Sukabumi sebagai bagian dari cerita besar.

Film produksi Visinema Studio ini merupakan bagian dari kampanye nasional “Gerakan Ayah Teladan Indonesia,” hasil sinergi antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Menariknya, sekitar 90 persen proses syuting dilakukan di berbagai lokasi di Sukabumi, menjadikan kota ini bukan hanya latar, tetapi juga bagian dari narasi yang dibangun.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik pemilihan Sukabumi sebagai lokasi utama film. Menurutnya, momentum ini menjadi cara kreatif untuk mengenalkan potensi kota kepada publik nasional bahkan internasional.

“Sukabumi punya kekayaan lanskap dan budaya yang luar biasa. Melalui medium film, potensi ini bisa diangkat secara natural dan emosional, sekaligus menyuarakan pesan sosial yang penting,” ujar Bobby.

Pemutaran perdana Panggil Aku Ayah menjadi lebih dari sekadar hiburan. Film ini menyuarakan kegelisahan sosial tentang pergeseran peran orang tua dalam keluarga modern, terutama peran ayah yang kerap terlupakan. Namun lebih dari itu, film ini membuktikan bahwa medium seni seperti film dapat menjadi alat transformasi sosial—membangkitkan kesadaran, menggerakkan percakapan publik, dan mendorong perubahan pola pikir masyarakat.

Acara gala premier turut dihadiri oleh perwakilan BKKBN Jawa Barat, anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Forkopimda, pelaku seni, serta tokoh masyarakat. Usai pemutaran, forum diskusi digelar untuk memperdalam makna film dan refleksi publik atas pentingnya kehadiran figur ayah dalam keluarga.

Produser Visinema Studio mengungkapkan bahwa pemilihan Sukabumi bukan semata pertimbangan teknis, tapi juga emosional. Karakter visual dan atmosfer kota ini dianggap mendukung penyampaian pesan secara lebih intim dan membumi.

“Film ini tidak hanya bicara tentang keluarga, tapi juga tentang ruang—tentang bagaimana lingkungan dan budaya lokal turut membentuk narasi kehidupan,” katanya.

Dengan mengusung isu penting sekaligus mengeksplorasi keindahan dan kearifan lokal, Panggil Aku Ayah menjadi contoh bagaimana sebuah kota bisa menjadi bagian dari gerakan sosial melalui kekuatan sinema. Bagi Pemerintah Kota Sukabumi, ini adalah langkah strategis dalam memperkenalkan wajah kota yang humanis, progresif, dan terbuka terhadap kolaborasi kreatif.

“Ini bukan sekadar gala premier, tapi awal dari Sukabumi yang semakin percaya diri tampil di panggung nasional lewat cara yang menyentuh dan bermakna,” tutup Bobby Maulana.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Korban Kebakaran di Wangunreja Sukabumi Kini Tempati Rumah Baru

Bisnisnews.net – Harapan baru datang untuk Nia Kurniasih (59),...

Kantor Pertanahan Gandeng Banser untuk Percepat Pendataan Tanah Wakaf di Sukabumi

Bisnisnews.net – Upaya menertibkan data tanah wakaf di Kabupaten...

Jalan Cibencoy–Gunung Guruh Ditingkatkan, DPU Sukabumi Gandeng CV Agung Jaya Abadi

Bisnisnews.net — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus melakukan pembenahan infrastruktur...

Semarak HUT ke-81 RI, Ribuan Warga Cikembar Tumpah Ruah Ikuti Jalan Santai

Bisnisnews.net — Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun...