Toko Buku di Sukabumi Kewalahan Hadapi Lonjakan Pembeli Menjelang Tahun Ajaran Baru

Date:

Bisnisnews.net || Menjelang dimulainya tahun ajaran 2025–2026, toko-toko perlengkapan sekolah di Kota Sukabumi mengalami lonjakan pembeli yang signifikan. Toko Buku AA di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Citamiang, menjadi salah satu yang merasakan dampaknya secara langsung.

Membludaknya jumlah pengunjung membuat pengelola toko harus menyesuaikan strategi operasional agar dapat melayani konsumen dengan lebih optimal. Sugih Hariadi, pengelola Toko Buku AA, menyebut lonjakan sudah mulai terasa sejak bulan Juni, dan semakin padat mendekati tanggal masuk sekolah pada 14 Juli mendatang.

“Kami sebenarnya sudah prediksi lonjakan, tapi tahun ini lebih tinggi dari biasanya. Puncaknya mungkin terjadi di tanggal 13 nanti. Sekarang saja sudah ribuan pengunjung per hari,” ujar Sugih, Kamis (10/7/2025).

Toko yang biasa beroperasi dengan beberapa kasir saja, kini mengaktifkan seluruh loket pembayaran yang tersedia—total enam kasir—untuk menekan panjangnya antrean. Namun, upaya itu belum cukup untuk menghindari antrean panjang yang terbentuk sejak pagi hari.

“Begitu toko buka jam 9, langsung penuh. Semua kasir aktif, tapi tetap harus antre lama. Ini tantangan rutin tiap tahun ajaran baru,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran layanan, pihaknya juga merekrut lima karyawan tambahan khusus bagian pengepakan barang, agar pembeli tidak menunggu terlalu lama saat proses pembungkusan.

“Tanpa tenaga tambahan, kami pasti kewalahan. Dalam sehari, ribuan karton buku dan item alat tulis keluar dari sini,” ujar Sugih.

Kondisi di lapangan menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan perlengkapan sekolah, namun juga mengungkap sisi lain dari kegiatan ekonomi musiman: logistik yang tertekan dan tenaga kerja yang harus dikerahkan lebih banyak dalam waktu singkat.

Salah satu pembeli, Sri Sulastri (56), yang datang pagi-pagi ke toko pun tetap harus mengantre cukup lama. “Sudah datang jam sembilan pagi pas buka, tapi antriannya panjang. Mau beli buku buat cucu, antre 30 menit,” keluhnya.

Fenomena seperti ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pelaku usaha ritel, yang dituntut untuk terus berinovasi dalam manajemen pelayanan, terutama menghadapi siklus belanja tahunan seperti tahun ajaran baru.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkab Sukabumi Mengycapkan Selamat HUT ke 112 Kota Sukabumi “01 April 2026”

Pemkab Sukabumi Mengycapkan Selamat HUT ke 112 Kota Sukabumi...

Menakar Besaran Penghasilan Manajer Kopdes Merah Putih 

Bisnisnews.net || Koperasi Merah Putih menjadi salah satu program...

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Bisnisnews.net || Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris...