Pasca Rampungkan Pendidikan Karakter di Barak Militer, Perkembangan 19 Siswa Sukabumi Akan Terus Dipantau

Date:

Bisnisnews.net || Sebanyak 19 pelajar dari Kota dan Kabupaten Sukabumi telah menyelesaikan program pendidikan karakter berbasis kedisiplinan militer di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Program ini berlangsung sejak awal Mei dan resmi berakhir dengan pemulangan peserta ke Sukabumi pada Rabu malam (21/5/2025).

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah V, Lima Faudiamar, menjelaskan bahwa para pelajar telah mengikuti pelatihan intensif selama hampir tiga minggu. Mereka sebelumnya turut serta dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Lapangan Gasibu, Bandung, pada Selasa (20/5/2025).

“Setelah mengikuti upacara, mereka dijemput tim KCD dan dibawa kembali ke Sukabumi. Malam harinya kami fasilitasi pertemuan dengan orang tua mereka di kantor KCD,” ujar Lima, Jumat (23/5/2025).

Dalam momen kepulangan itu, para pelajar menjalani prosesi sungkem kepada orang tua sebagai simbol awal perubahan sikap. Langkah ini, kata Lima, menjadi bagian dari upaya memulihkan hubungan keluarga dan menguatkan nilai-nilai etika serta tanggung jawab sosial.

Dari total peserta, 18 di antaranya adalah pelajar laki-laki dan satu orang pelajar perempuan. Mereka mengikuti program ini karena terindikasi terlibat dalam berbagai perilaku menyimpang, mulai dari tawuran, penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang, kecanduan gawai, hingga masalah perilaku seksual menyimpang.

“Kami tidak ingin menghakimi mereka, tetapi mengarahkan. Yang penting sekarang adalah pemantauan. Kami rencanakan agar para peserta gelombang pertama ini kembali ke Dodik satu kali dalam sebulan untuk evaluasi dan pemeliharaan perubahan karakter mereka,” jelasnya.

Menurut Lima, selama tiga minggu pelatihan berlangsung, terlihat sejumlah perubahan positif pada para peserta. Karenanya, rencana jangka panjang akan difokuskan pada pendampingan berkelanjutan.

Sementara itu, untuk gelombang kedua, KCD telah menerima lebih dari 40 calon peserta. Namun, karena keterbatasan kuota, hanya 20 siswa yang akan diberangkatkan—masing-masing 10 dari wilayah kota dan kabupaten.

“Antusiasmenya cukup tinggi. Tapi kita sesuaikan dengan daya tampung dan efektivitas pembinaan. Harapannya, program ini bisa menjadi jalan pembinaan karakter secara menyeluruh dan manusiawi bagi siswa yang sempat menyimpang,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BKPSDM Kabupaten Sukabumi Gelar Webinar Manajemen Talenta ASN 2026

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan...

Laju Inflasi Kota Sukabumi Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas

Bisnisnews.net - Kondisi harga barang dan jasa di Kota...

Pengusaha Sukabumi Minta BGN Kembalikan Dana Rp218 Miliar, Ungkap Dugaan Mandeknya Kesepakatan Pengelolaan Dapur MBG

Bisnisnews.net - Seorang pengusaha asal Sukabumi, Mujazin, menuntut pengembalian...

Video Ryan Multama Viral di RAPIM KNPI Jabar: Tegas Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Perubahan

Tokoh muda asal Garut tampil vokal, soroti integritas dan...