Oleh : Ibang Lukmanurdin/Mahasiswa S3 UIN SGD Bandung, Prodi Filsafat Agama
Bisnisnews.net || Doa merupakan hal penting dlm agama. Ia sebagai perwujudan ketidakberdayaan diri. Begitu juga keberadaan malaikat. Memiliki peranan penting. Sehingga doa dan malaikat memiliki maqom yang istimewa. Bila berdoa biasanya dilakukan oleh manusia pada kholiknya, namun ternyata ada mahluk yang memperoleh doa dari para malaikat. Tidak semua manusia memperolehnya, tentu terbatas.hanya orang orang yang memiliki kriteria khusus yang memperoleh doa malaikat. Kriteria itu dian taranya.
15 Golongan Orang Yg Didoakan Oleh Malaikat
1.Orang yg Bersedekah Setiap Pagi
Keutamaan bersedekah di setiap pagi terlebih kepada anggota keluarga atau fakir miskin mendapat jl keutamaan khusus didoakan oleh Malaikat.
Dari Abu Hurairah berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua Malaikat yang turun dan berdoa,
Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga)’. Malaikat yang lain berdoa:
“Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yg enggan bersedekah (memberi nafkah).”
(HR Al-Bukhari dan Muslim)
2.Orang yg Menuntut Ilmu dan Duduk di Majelis Ilmu
Malaikat senantiasa mendoakan orang yg belajar dan menuntut ilmu serta mengajarkannya.
Berikut Hadisnya:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصنَعُ ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ
“Barangsiapa yg menempuh jalan yg di jalan tersebut dia mencari ilmu maka Allah akan membuat dirinya menempuh jalan di antara jalan-jalan menuju surga.
Sesungguhnya para Malaikat meletakkan sayap-sayapnya untuk para penuntut ilmu karena suka dengan apa yg dia lakukan.
Sesungguhnya seluruh makhluk di langit dan di bumi akan memohonkan ampunan kepada orang yang berilmu, termasuk ikan ditengah-tengah air. (Shahihul Jaami’ 5/302)
2.Orang yg Bersholawat kepada Nabi Muhammad
Al-Imam Ahmad dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata:
مَنْ صَلَّى عَلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلاَةً، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَمَلاَئِكَتُهُ سَبْعِيْنَ صَلاَةً, فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ
“Barangsiapa yang bersholawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sekali saja, maka Allah dan para Malaikatnya akan bersholawat kepadanya sebanyak tujuh puluh shalawat, maka sedikitkanlah atau perbanyaklah seorang hamba dalam membacanya.”
Riwayat lain:
” Tidaklah seorang muslim bershalawat kepadaku kecuali malaikat akan mendoakannya sebanyak ia bershalawat atasku.
Maka para hamba hendaknya mempersedikit shalawat atau memperbanyaknya.”
(Shahihul Jami’ 1/174, Hadis nomor 5620)
3.Orang yg Tidur dalam Keadaan Berwudhu
Dari Abdullah bin Umar radhiyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ بَاتَ طَاهِرًا، بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ، فَلَمْ يَسْتَيْقِظْ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فُلَانٍ، فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا
“Barangsiapa yg tidur dalam keadaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.
Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.”
(HR Ibn Hibban 3/329)
4.Orang yg Duduk Menunggu Waktu Sholat
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَحَدُكُمْ مَا قَعَدَ يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ فِيْ صَلاَةٍ مَا لَمْ يُحْدِثْ تَدْعُوْ لَهُ الْمَلاَئِكَةُ :اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ
“Tidaklah seseorang di antara kalian duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, melainkan para Malaikat akan mendoakannya:
“Ya Allah, ampunilah ia.
Ya Allah, sayangilah ia”.
(HR Muslim)
5.Orang-orang yg Berada di Shaf Terdepan Ketika Sholat Berjamaah
Sungguh beruntung orang yg sholat di shaf pertama.
Dalam satu hadis, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الأُوَلِ
“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat bersholawat kepada (orang-orang) yg berada pada shaf-shaf pertama.”
(HR Abu Dawud)
6.Orang yg Menyambung Shaf Sholat Berjamaah (Mengisi Shaf Kosong)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ الصُّفُوْفَ وَمَنْ سَدَّ فُرْجَةً رَفَعَهُ اللهُ بِهَا دَرَجَةً
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya selalu mendoakan orang-orang yg menyambung shaf-shaf dalam shalat.
Siapa saja yg mengisi bagian shaf yg lowong, akan diangkat derajatnya oleh Allah satu tingkat.”
(HR. Ibnu Majah No 995)
7.Orang yg Mengucapkan “Aamiin” ketika Imam Selesai Membaca Al-Fatihah
Orang yg mengucap “Aamiin” (آمين) bersamaan dengan ucapan Malaikat mendapat keutamaan sebagaimana diterangkan dalam hadis berikut:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَمَّنَ الْقَارِئُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تُؤَمِّنُ فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Dari Abu Hurairah dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
“Apabila imam mengucapkan Amin, maka ucapkanlah Amin, karena para Malaikat pun ikut mengaminkan.
Maka siapa yang bacaannya “Amin”nya bertepatan dengan bacaannya Malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yg telah lalu.”
(HR Al-Bukhari No 6402)
8.Orang yg Berdiam Diri di Tempat Sholatnya Usai Mendirikan Sholat
Dari Abu ‘Abdirrahman, ia berkata:
“Aku mendengar Ali berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا جَلَسَ فِيْ مُصَلاَّهُ بَعْدَ الصَّلاَةِ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ، وَصَلاَتُهُمْ عَلَيْهِ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ. وَإِنْ جَلَسَ يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ وَصَلاَتُهُمْ عَلَيْهِ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ.
“Sesungguhnya jika seorang hamba duduk di masjid setelah melaksanakan shalat, maka para Malaikat akan bershalawat untuknya, dan sholawat mereka kepadanya adalah dengan berkata:
‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia.’
Jika ia duduk untuk menunggu sholat, maka para Malaikat akan bershalawat kepadanya, shalawat mereka kepadanya adalah dengan berdoa:
“Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia.”
(HR Imam Ahmad)
9.Orang yg Melaksanakan Sholat Shubuh dan Ashar Berjamaah
Dalam Hadis yg diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
يتعاقبون فيكم ملائكةٌ بالليل وملائكةٌ بالنهار، ويجتمعون ف ي صلاة الفجر وصلاة العصر، ثم يعرُجُ الذين باتوا فيكم، فيسألهم ربُّهم – وهو أعلم بهم: كيف تركتم عبادي؟ فيقولون: تركناهم وهم يصلُّون، وأتيناهم وهم يصلون.
“Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam.
Para Malaikat itu bertemu di sholat Subuh dan sholat Ashar.
Kemudian yg bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambanya, Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’
Para malaikat menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan sholat.”
(HR. Bukhari-Muslim)
Di riwayat lain disebutkan, ketika Allah bertanya kepada mereka, “Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?”
Para Malaikat menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat.”
(HR. Imam Ahmad, Al-Musnad No. 9140)
10.Orang yg Mendoakan Saudaranya Tanpa Sepengetahuan yg Didoakan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Tidak ada seorang muslim pun yg mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yg sama.”
(HR. Muslim)
11.Orang yg Sedang Makan Sahur
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِيْنَ.
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.”
(HR Ibnu Hibban dan ath-Thabrani)
12.Orang yg Menjenguk Orang Sakit
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
«مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُودُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ، وَكَانَ لَهُ خَرِيفٌ فِي الجَنَّةِ»
“Tidak ada seorang muslim yg menjenguk muslim lainnya yg sakit di pagi hari, melainkan akan didoakan oleh 70 ribu malaikat hingga sore hari.
Dan jika ia menjenguknya di sore hari, maka akan didoakan oleh 70 ribu malaikat hingga pagi hari.
Dan ia akan memperoleh buah-buahan yg dipetik dari surga.”
(HR at-Tirmidzi)
13.Orang yg Mengajarkan Kebaikan kepada Orang Lain.
Rasulullah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الخَيْرَ
“Sesungguhnya Allah, para Malaikat-Nya, penduduk langit-langit dan bumi-bumi, hingga semut-semut yang ada di lubangnya, hingga ikat-ikan, benar-benar semuanya bershalawat (memintakan ampun) untuk orang yg mengajari kebaikan kepada manusia.”
(HR. At-Tirmidzi No 2685)
14.Orang yg Bersiwak Ketika Hendak-Sholat dan Membaca Al-Qur’an
Berikut keutamaan bersiwak yg mendatangkan keridhoaan Allah.
Para Malaikat juga menyukai mereka yg bersiwak.
Rasulullah SAW bersabda:
“Seorang hamba apabila bersiwak kemudian berdiri shalat maka ada malaikat berdiri di belakangnya dan mendekat sampai meletakkan mulutnya di atas mulut hamba itu.
Sehingga, tidaklah dia membaca satu ayat pun kecuali berada di rongga malaikat.
Maka sucikanlah mulut kalian untuk membaca Al-Qur’an.”
(Riwayat dari Sayyidina Ali radhiyallahu ‘anhu)
15.Orang yg Mengkhatamkan Al-Qur’an
Para Malaikat juga mendoakan orang yg Mengkhatamkan kitabullah (Al-Qur’an).
Rasulullah SAW bersabda:
“Ketika seorang hamba membaca Al-Qur’an ketika khatamannya ada 60 ribu Malaikat yg ikut membacakan sholawat (mendoakan) hamba tersebut.”
(HR Adalaimi)
Di riwayat lain:
“Barang siapa yg mengkhatamkan Al-Qur’an di pagi hari maka para Malaikat semuanya membaca sholawat (mendoakan) orang tersebut sampai sore hari.
Dan barangsiapa yg mengkhatamkan Al-Qur’an di sore hari maka para Malaikat semuanya membaca sholawat (mendoakan) orang tersebut sampai pagi hari.”
(HR Abu Nuaim)
Hanya Berpegang teguh pada dengan Al-Qur’an dan Sunnah kita selamat dunia dan akhirat.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(Aab)