Bisnisnews.net || Sebuah kejadian mengejutkan menimpa seorang siswi salah satu sekolah di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Siswi tersebut yang diduga menjadi korban pencabulan, pada saat tengah berjalan kaki menuju sekolah pada Rabu (26/11/2025), sekira pukul 06.30 WIB, hampir saja hilang kehormatannya.
Menurut pengakuan terduga korban, dirinya sewaktu hendak berangkat ke sekolah dan melewati jalan setapak, tiba-tiba dari arah belakang ada yang membekap, dan langsung dibawa ke semak belukar. Saking kuatnya tenaga terduga pelaku, dirinya tidak sempat untuk meminta tolong. Beruntung ada seseorang yang kebetulan lewat. Takut aksinya diketahui, terduga pelaku langsung melarikan diri.
Informasi yang di himpun telah dibenarkan oleh Kapolsek Nagrak, Iptu Asep Suhriat, SH, MH,. Pihaknya mengaku langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga setempat. Petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Iya betul, terduga korban diketahui seorang siswi salah satu sekolah di Nagrak. Sementara terduga pelaku yang sudah diamankan polisi, masih dalam proses penyidikan, dan masih warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi,” ungkap Kapolsek,” Kamis 27/11/2025.
Menurut hasil pemeriksaan, peristiwa ini bermula ketika terduga korban sedang berjalan kaki menuju sekolahnya. Kemudian, terduga pelaku, diketahui mengikuti korban dari belakang hingga tiba di lokasi yang sepi. Di lokasi tersebut, pelaku diduga langsung melakukan aksi kekerasan.
“Awalnya terduga pelaku mengikuti korban, tiba di jalan sepi, korban dibekap dan dipeluk. Korban yang berusaha melawan dan berteriak akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Saat warga mendatangi lokasi, pelaku langsung melarikan diri ke rumahnya,” imbuhnya.
Berkat respons cepat dan koordinasi dengan warga, pelaku berhasil diamankan pihak aparat kepolisian, tidak lama setelah kejadian.
“Anggota piket segera menuju TKP dan berkoordinasi dengan warga. Pelaku berhasil diamankan di rumahnya dan langsung dibawa ke Polsek Nagrak untuk proses lebih lanjut,” tandas Kapolsek.
Berdasarkan pantauan, akibat kejadian tragis ini, terduga korban mengalami trauma psikologis serta menderita luka lecet di bagian tangan dan bibir.
Sampai berita ini tayang, proses pemeriksaan masih berlangsung. Dan akan diumumkan kemudian, untuk peningkatan status, baik terduga korban maupun terduga pelaku, oleh pihak kepolisian.
“Kasusnya sudah diserahkan ke unit PPA Polres Sukabumi. Kita tunggu ya hasilnya, akan diumumkan kemudian, untuk peningkatan statusnya,” pungkas Kapolsek.***
Editor : M. Nabil
(Aab)