Bisnisnews.net || Ketua Umum Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih H. Sihabudin SE, resmi melantik pengurus Majelis Dzikir dan Shalawat RI-1 H. Prabowo Subianto Korwil Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030, bertempat di Ponpes Yaspida, Jl. Raya Parungseah No 34, Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Ahad 02/11/2025.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Kepala Rumah Tangga (Karumgga) Kepresidenan Hambalang, H. Dedi Saprizal, Sekjen Elang 3 Hambalang, H. Suganda, Dewan Pendiri Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, H. Aam Abdul Salam, S.Ag beserta jajaran, Ketua Umum Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, H. Sihabudin, SE beserta pengurus harian, Ketua Umum Yaspida, KH. Dr. Drs, E.S. Mubarok, MSc, MM, M.Pd, sejumlah tokoh ulama dan ribuan anggota majelis dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
“Ya jadi saya barusan melantik pengurus Korwil Majelis Dzikir dan Shalawat RI-1 H. Prabowo Subianto. Di mana ini merupakan bagian dari Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, yang khusus untuk bergerak berjuang dengan doa dan dzikir, demi kebaikan bangsa dan negara khususnya untuk kesehatan, kekuatan dan keselamatan Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala negara dan pemerintahan,” ungkap Budi sapaan karib Sihabudin.
Masih kata Budi, Majelis dzikir dan shalawat ini dibentuk dalam rangka memberikan dorongan secara bathin kepada Presiden Prabowo, agar fokus terhadap kesejahteraan rakyat dan bangsa Indonesia.

“Yang paling penting adalah, sebagai elemen bangsa, sangat wajib hukumnya untuk memberikan spirit bathin, agar Presiden Prabowo bisa membawa rakyatnya ke arah yang lebih sejahtera lagi, yaitu dengan doa dan shalawat ini,” tambah Budi.
Diketahui, Kordinator Wilayah (Korwil) Majelis Dzikir dan Shalawat RI-1 Prabowo Subianto Provinsi Jawa Barat, tahun khidmat 2025-2030 diketuai oleh, KH. Dr. Drs, E.S. Mubarok, MSc, MM, M.Pd, yaitu Ketua Umum Yaspida Kabupaten Sukabumi.
Ketua Korwil Majelis DzIkir dan Shalawat Provinsi Jawa Barat KH. Dr. Drs, E.S Mubarok, MSc, MM, MPd berharap, majelis ini dapat dikembangkan lebih luas lagi di tingkat provinsi hingga Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
“Harapan saya ini harus dikembangkan lebih luas lagi, dan pergerakan ini buat pengurus dikoneksikan dengan berbagai lembaga atau komunitas, sampai akhirnya berdiri dan terus nanti turun ke Kabupaten dan Kota,” harapnya singkat.***
Editor : M. Nabil
(Aab)