Bisnisnews.net || Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kota Sukabumi tahun ini berhasil menjangkau 8.749 siswa kelas 1 hingga 9. Namun, di balik capaian itu, masih ada tantangan besar: bagaimana meyakinkan orang tua akan pentingnya imunisasi bagi anak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, drg. Wita Darmawanti, mengakui bahwa sebagian kecil orang tua masih menolak imunisasi. “Penolakan ini biasanya dipicu kurangnya pemahaman terkait manfaat vaksin. Padahal imunisasi bukan hanya melindungi anak secara individu, tetapi juga mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Dari sisi capaian, vaksin Measles Rubella (MR) menjadi yang paling tinggi, dengan 5.103 siswa kelas I sudah mendapatkan imunisasi atau setara 82,59 persen dari target. Sementara itu, imunisasi Human Papillomavirus (HPV) sudah diterima oleh lebih dari 3.600 siswa, mulai dari kelas 5, 6, hingga 9.
Meski jadwal sekolah yang padat sempat membuat pelaksanaan sedikit bergeser, Dinkes memastikan kegiatan BIAS tetap berjalan. Bahkan, pada November mendatang, program ini akan dilanjutkan dengan sasaran imunisasi DT dan TD untuk siswa kelas 1, 2, dan 5.
“Target kami bukan hanya angka, tetapi bagaimana seluruh lapisan masyarakat, terutama orang tua, benar-benar memahami bahwa imunisasi adalah investasi kesehatan jangka panjang,” tambah Wita.***(RAF)
Editor : M. Nabil