Bisnisnews.net || Malam Sabtu (16/8/2025) itu, jalan-jalan utama Kota Sukabumi berubah menjadi lautan cahaya. Ratusan obor bambu yang digenggam warga menyinari langkah mereka dalam pawai obor kemerdekaan menyambut HUT RI ke-80.
Di antara kerumunan, tampak anak-anak berjalan dengan wajah penuh senyum, sesekali melambaikan obor ke udara. Sementara para orang tua melangkah dengan tenang, seakan ingin menularkan semangat perjuangan kepada generasi penerus. “Seru sekali, saya ikut supaya anak-anak merasakan suasana kemerdekaan seperti dulu,” ujar Ratna (42), seorang warga Karangtengah, sembari menggenggam tangan putrinya.
Pawai diawali dari Balai Kota Sukabumi, melintasi Jalan Syamsudin, Jalan Suryakencana, Jalan R.E. Martadinata, hingga Jalan Siliwangi, sebelum akhirnya berakhir di Plaza Balai Kota. Suara genderang drumband yang memecah malam menambah riuh, sementara kibaran bendera warna-warni membuat suasana semakin semarak.
Bagi sebagian warga, pawai obor bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga ruang kebersamaan. “Jarang sekali kita bisa jalan bersama begini. Rasanya seperti kembali ke masa kecil, waktu dulu tiap malam tujuh belas ikut pawai obor di kampung,” kenang Dede (55), warga Warudoyong.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang ikut berjalan bersama warga menuturkan, pawai obor terakhir digelar pada 2018. Tahun ini, tradisi itu dihidupkan kembali setelah tujuh tahun terhenti. “Pawai obor ini tradisi lama Sukabumi. Kita kembalikan lagi sebagai simbol persatuan, karena semua elemen hadir: TNI, Polri, pramuka, karang taruna, hingga masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama di Taman Pahlawan menjelang tengah malam. Api obor yang perlahan padam menjadi penanda akhir kegiatan, namun semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang dirasakan warga malam itu diyakini akan terus menyala di hati mereka.***(RAF)
Editor : M. Nabil