Bisnisnews.net || Dalam upaya memperkuat pembangunan ekonomi berbasis kelembagaan lokal, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan audiensi dengan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB), Yusuf Saadudin, di Menara BJB, Kota Bandung, Jumat (1/8/2025). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kota Sukabumi untuk mempererat kolaborasi lintas institusi demi akselerasi kemajuan daerah.
Diskusi antara kedua pihak menitikberatkan pada penguatan peran koperasi serta pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Yusuf Saadudin menyambut baik kehadiran Wali Kota dan menegaskan kesiapan BJB untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung ekosistem ekonomi kerakyatan.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami di BJB. Kami ingin memastikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah berjalan konkret, khususnya dalam mendorong keberlanjutan koperasi-koperasi aktif di Kota Sukabumi, termasuk Koperasi Merah Putih yang sangat progresif,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan, koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional memerlukan dukungan berkelanjutan, baik dari sisi pembinaan maupun akses keuangan. Bank BJB, lanjutnya, akan terus berperan sebagai lembaga keuangan daerah yang proaktif mendorong kemandirian ekonomi lokal.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan apresiasi atas komitmen BJB dan menyebut bahwa hasil pertemuan telah menghasilkan sejumlah kesepakatan awal yang akan segera ditindaklanjuti bersama.
“Alhamdulillah, dari pertemuan ini kita sudah menyepakati langkah-langkah penguatan untuk sektor BUMD Kota Sukabumi. Mulai dari pengelolaan RSUD R. Syamsudin, SH yang berstatus BLUD, PDAM, BPR, hingga sistem pengelolaan pasar. Ini bukan kerja satu arah, tetapi kolaborasi yang saling menguatkan,” tegas Ayep.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Sukabumi berkomitmen menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai contoh praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi modern yang sehat, transparan, dan profesional.
“Kolaborasi ini sejalan dengan misi kami menjadikan Sukabumi sebagai kota yang mandiri secara ekonomi, berbasis pada tata kelola yang kolaboratif dan inklusif,” ujarnya.
Pertemuan tersebut mempertegas arah pembangunan daerah yang tidak lagi bergantung semata pada APBD, tetapi juga mengandalkan kekuatan jaringan kelembagaan daerah dan kemitraan strategis. Pemerintah Kota Sukabumi menaruh harapan besar bahwa sinergi bersama Bank BJB akan menciptakan dampak riil bagi peningkatan kesejahteraan warga.***(RAF)
Editor : M. Nabil