Seleksi CPNS Lebih Fleksibel, ini yang Perlu Dipahami Pendaftar 

Date:

Bisnisnews.net || Prof. Zudan Arif Fakrulloh Kepala BKN, membocorkan 3 sistem baru yang akan diterapkan dalam seleksi CPNS mendatang.

Menurut informasi calon pelamar CPNS harus bersiap menghadapi perubahan besar dalam sistem seleksi yang tengah dirancang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Salah satu yang paling mencolok adalah tes tidak lagi digelar secara serentak.

Pernyataan ini disampaikan Prof. Zudan saat membuka Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama

“Kami, Bapak dan Ibu, sedang mendesain sistem tes CPNS agar tidak barengan seperti sekarang. Tahun 2024–2025 ini, kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima 1 juta menjadi CPNS. Biayanya mencapai 1,1 triliun rupiah. Jadi, sangat mahal ongkosnya,” ujarnya.

Sistem baru ini dirancang untuk mengatasi tantangan teknis dan beban anggaran dalam pelaksanaan tes CPNS secara massal.

Nantinya, peserta tidak perlu menunggu jadwal nasional.

Karena seleksi akan dibuka lebih fleksibel dan efisien.

1. Tes Bisa Dilakukan Kapan Saja

Sistem seleksi dibuat fleksibel, memungkinkan peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) kapan pun sesuai kesiapan masing-masing.

2. Hasil Tes Berlaku Selama Dua Tahun

Seperti sertifikat TOEFL, hasil tes akan berlaku selama dua tahun. Jika peserta belum berhasil pada tahun pertama, hasil tes masih bisa digunakan untuk seleksi berikutnya tanpa perlu mengulang tes secara keseluruhan.

“Nanti hasil tes ini seperti tes TOEFL—bisa dipakai selama dua tahun,” ungkap Prof. Zudan.

3. Subtes Tidak Perlu Diulang Semua

Dalam sistem lama, pelamar yang gagal di satu bagian tes harus mengulang semuanya. Di sistem baru, pelamar hanya perlu mengulang subtes yang belum lulus. Misalnya, jika sudah lolos TWK dan TKP tetapi gagal di TIU, maka cukup mengulang TIU saja.

“Yang tidak lulus uji kompetensi hanya mengulang pada bagian yang tidak lulus,” jelas Prof. Zudan.

Perubahan sistem ini digagas berdasarkan evaluasi terhadap proses seleksi sebelumnya yang dinilai tidak efisien dan terlalu membebani anggaran negara.

Sistem ini dianggap lebih adil dan ramah bagi pelamar. Karena memberi kesempatan untuk memperbaiki skor tanpa harus mengulang semua tahapan dari awal.

Iapun menghimbau untuk segera mempersiapkan diri sejak dini, karena tes CPNS bisa dilakukan kapan saja tanpa menunggu pembukaan serentak.***

Foto : Ilustrasi

Editor : M. Nabil

(IFU)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guyuran Hujan Tak Halangi, Puluhan Ribu Penonton Padati Aksi Band Perunggu di Sukabumi

Bisnisnews.net || Salahsatu Gorup musik  papan atas Indonesia "Band...

Resah Ormas Anti-Kebinekaan, Warga Bandung Pasang Spanduk Tolak Intoleransi

Bisnisnews.net || Bertebaran spanduk penolakan warga terhadap organisasi intoleran...

CFD HUT ke-112 Kota Sukabumi Ramai, Warga Padati Jalan Ahmad Yani Sejak Pagi

Bisnisnews.net || Suasana Car Free Day (CFD) dalam rangka...

Dari Dapur Kecil di Sukabumi, Christian Menjaga Rasa Lewat Bacang Berbalut Daun Hanjuang

Bisnisnews.net || Aroma khas langsung menyapa begitu memasuki sudut...