Perempuan di Garda Depan Aksi Lingkungan: Kia Florita Dorong Kesadaran Kolektif Lewat Gerakan Restoe Bumi

Date:

Bisnisnews.net || Kiprah perempuan dalam gerakan pelestarian lingkungan kembali terlihat nyata di Kota Sukabumi. Ketua Bidang I TP-PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, tampil sebagai penggerak utama dalam kegiatan Susur Sungai, Donor Oksigen, dan Restoe Bumi yang berlangsung di aliran Sungai Cipelang pada Minggu (13/7/2025).

Bersama komunitas relawan, aktivis lingkungan, dan warga sekitar, Kia memimpin langsung kegiatan yang tak sekadar bersih-bersih sungai, tapi juga mengedepankan edukasi ekologis dan pembentukan kesadaran jangka panjang.

“Keterlibatan perempuan dalam isu lingkungan bukan hal baru, namun saat ini perannya semakin penting. Mulai dari rumah tangga hingga komunitas, perempuan bisa jadi agen perubahan,” ujar Kia dalam sambutannya.

Restoe Bumi, gerakan lintas sektor yang digagas oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, turut diperkenalkan sebagai wadah kolaboratif yang terbuka bagi siapa saja yang peduli pada keberlangsungan alam. Gerakan ini menjadi medium nyata bagi perempuan untuk ikut mengambil keputusan dan tindakan konkret di lapangan.

Kia juga menyoroti pentingnya edukasi lingkungan yang dimulai dari keluarga, terutama oleh para ibu. Menurutnya, kebiasaan memilah sampah, mengelola limbah rumah tangga, dan menjaga kebersihan sungai bisa menjadi budaya jika dimulai dari rumah dan ditanamkan kepada anak sejak dini.

“Kita punya kekuatan sebagai pendidik pertama di rumah. Bila perempuan teredukasi dan bergerak, maka satu keluarga bisa berubah. Dan jika satu keluarga berubah, lingkungan juga akan berubah,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para relawan muda dan tokoh masyarakat lokal, Kia menyerahkan benih pohon secara simbolis. Ia menekankan bahwa penanaman pohon bukan hanya aksi simbolik, tetapi harus strategis—memilih jenis pohon yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan kesejahteraan warga.

Selain berfokus pada pelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar komunitas yang mempererat hubungan sosial dan membangun solidaritas lingkungan berbasis warga.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan partisipatif ini menjadi bukti bahwa perempuan bukan hanya pelengkap dalam isu lingkungan, tetapi pemimpin aktif dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Dengan semangat kolaboratif seperti ini, gerakan lingkungan hidup di Sukabumi semakin kuat dan inklusif, memberi ruang bagi suara-suara lokal—khususnya perempuan—untuk menentukan arah masa depan bumi.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Bangun Hunian Layak bagi Warga Pinggir Rel Pasar Senen 

Bisnisnews.net || Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas...

Bansos BPNT Tahap II Cair April 2026, KPM Terima Rp600 Ribu Sekaligus 

Bisnisnews.net || Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada...

Politik Gerombolan Vs Politik Institusional 

Oleh: Budi Hermasnyah/ (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Periode 2009-2014)Bisnisnews.net...

BEM Nusantara Jabar Gelar Rakorda di Sukabumi, Usung Tagline “Mendaerahkan Isu Nasional”

Bisnisnews.net || Ratusan aktivis mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif...