IHSG Anjlok 3,84 Persen, Sempat Dihentikan Sementara

Date:

Bisnisnews.net || Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (18/3/2025), turun 248,559 poin atau 3,84 persen ke level 6.223,388. Indeks LQ45 juga melemah 20,335 poin atau 2,79 persen ke 709,013.

IHSG sempat anjlok hingga 5,02 persen, yang menyebabkan perdagangan saham dihentikan sementara (trading halt). Pada sesi I, indeks bahkan sempat merosot 6,12 persen sebelum akhirnya ditutup di level yang lebih rendah.

Sepanjang perdagangan, sebanyak 118 saham menguat, 554 saham melemah, dan 139 saham stagnan. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1.546.121 kali dengan total volume perdagangan mencapai 29,188 miliar saham senilai Rp 19,041 triliun.

Saham-Saham Top Losers

Beberapa saham mencatatkan penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, di antaranya:

Chandra Asri Pacific (TPIA) turun 1.225 poin (18,42 persen) ke Rp 5.425
Barito Pacific (BRPT) turun 120 poin (15,48 persen) ke Rp 655
Barito Renewables Energy (BREN) turun 675 poin (11,79 persen) ke Rp 5.050
Petrosea (PTRO) turun 320 poin (11,72 persen) ke Rp 2.410
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) turun 800 poin (11,64 persen) ke Rp 6.075

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sore ini melemah 22 poin atau 0,13 persen ke Rp 16.428 per dolar AS.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kreativitas Warga Sulap Permukiman di Sukabumi Jadi Kampung Golek Jelang HUT Kemerdekaan

Bisnisnews.net - Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai...

Pemkot Sukabumi Jadikan Prestasi Pelajar sebagai Pemantik Generasi Muda Sukabumi Berkarya

Bisnisnewsnet - Prestasi pelajar di bidang seni menjadi perhatian...

332 Eks Karyawan Tambang Emas di Sukabumi Gugat Gaji 3 Bulan, Kasus Naik ke Tingkat Provinsi

Bisnisnews.net – Polemik gaji 332 eks pekerja PT Wilton...

DKUKM Kabupaten Sukabumi Matangkan Verifikasi dan Validasi Gerai KD/KMP

Bisnisnews.net – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM)...