Bisnisnews.net – Pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Pajampangan menjadi salah satu fokus perjuangan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Ujang Abdurrohim Rochmi.
Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD, ia berupaya memastikan perbaikan jalan kabupaten di Dapil 6 bisa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bahkan, Ujang menargetkan penanganan jalan yang tengah diperjuangkan tersebut dapat dituntaskan pada 2027. Untuk itu, ia mendorong dukungan anggaran lanjutan sekaligus memastikan program pembangunan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian Reses Ketiga Tahun 2026 yang digelar di tiga lokasi, yakni Desa Cibenda, Desa Mandrajaya, dan Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas.
Dalam pertemuan bersama masyarakat di Kampung Bantarpanjang, Desa Mandrajaya, Selasa (27/10/2026), Ujang mengungkapkan bahwa pada 2026 telah dialokasikan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk penanganan jalan kabupaten di wilayah tersebut.
Ia berharap alokasi anggaran pada tahun berikutnya dapat kembali ditingkatkan sehingga proses penataan dan perbaikan jalan bisa diselesaikan.
“Perbaikan jalan ini akan terus kita dorong dan kawal. Tahun ini sudah ada anggaran sekitar Rp1,5 miliar, dan mudah-mudahan pada 2027 bisa kita tuntaskan dengan dukungan anggaran sekitar Rp2 miliar,” ujar Ujang.
Tidak hanya menyerap aspirasi warga, Ujang juga menegaskan komitmennya mengawal pembangunan jalan kabupaten ruas Waluran–Bojong Genteng.
Hal itu disampaikannya ketika melaksanakan reses hari ketiga di Kampung Sinarjaya, Desa Mekarjaya, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan jalan kabupaten membutuhkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan DPRD. Sebab, kewenangan pelaksanaan pembangunan berada di pemerintah daerah, sementara DPRD akan terus mengawal agar kebijakan dan anggaran yang disiapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kalau jalan kabupaten, itu menjadi kewenangan pemerintah daerah. Karena itu, kami di DPRD akan terus mengawal agar pembangunan dan perbaikannya bisa direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ujang menambahkan, infrastruktur jalan memiliki keterkaitan langsung dengan berbagai aktivitas warga. Kondisi jalan yang baik akan mempermudah mobilitas masyarakat, menunjang akses pendidikan dan kesehatan, serta memperlancar distribusi hasil pertanian yang menjadi bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, berbagai masukan yang diterimanya selama reses di tiga desa tersebut akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
“Kami ingin aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti. Infrastruktur jalan harus terus diperbaiki agar manfaat pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***
Editor: M. Nabil
(Aab)