AMM Jabar Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045 di Rumah Pergerakan Dr. Curie Bandung

Date:

Bisnisnews.net – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM) Jawa Barat dari berbagai daerah, seperti Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Purwakarta dan Ciamis, menggelar diskusi dengan tema “Indonesia Revolution: Dismantling Inequality, Building Sovereignty, and Claiming Future of 2045″, bertempat di Komplek Dr. Curie No. 1, Kota Bandung, Senin (02/11/2026).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Buchawan, Presidium MW KAHMI Jabar, Husni Mubaroq, Tokoh Budayawan Sunda, A. Ginajar Akil, sejumlah tokoh aktivis ’98, Perwakilan PLN UIP Jawa Bagian Tengah, MSB Perizinan & Komunikasi, Elga Bagus Sulaksmono, serta tamu undangan lainnya.

Koordinator AMM, Taupik Muhammad Ramdhan mengatakan sejarah selalu mencatat anak muda selalu berkumpul untuk meraih sebuah kemerdekaan mulai zaman penjajah, pra kemerdekaan dan zaman kemerdekaan. Ini merupakan peluang dan tantangan bagi generasi anak muda sekarang untuk melakukan perubahan.

“Hal demikian menjadi pondasi untuk menghasilkan ide dan gagasan untuk meraih harapan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Aam Abdul Salam, Aktivis 98 mengatakan, diskusi merupakan langkah awal melakukan sebuah perubahan yang diawali dengan pergerakan literasi seperti ini.

“Kekuatan reformasi adalah konsolidasi, biar tidak dibajak oleh kekuatan anti demokrasi. Sebagai kekuatan aktor demokrasi kita harus memiliki kapasitas ide dan gagasan,” katanya.

Di era demokrasi yang sangat terbuka, kita harus mampu merumuskan gagasan dan konsep yang berkualitas untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Banyak sekali problem-problem yang dihadapi masyarakat, maka kita sebagai agen perubahan harus mampu hadir memberikan pencerahan untuk mengawal program dan kebijakan pemerintah dan agenda kerakyatan.

Sehingga masyarakat bisa membuka akses program yang telah digulirkan oleh pemerintah. Peran mahasiswa sebagai kontrol sosial harus mampu memberikan warna yang berbeda, sehingga benar-benar program tersebut bisa diserap oleh masyarakat. Ruang kosong inilah yang harus diambil perannya oleh mahasiswa dalam mengawasi kebijakan pemerintah tersebut.

“Sebagai kelompok kaum intelektual organik, kita harus menjadi katalisator untuk melakukan konsolidasi dan sinergi dalam membawa perubahan, bagaimana bangsa ke depan,” tambahnya.

Tantan Sulthon Buchawan, Ketua PWI Jabar mengatakan, pondasi dasar cara merawat demokrasi berawal dari diskusi untuk menumbuhkan budaya literasi. Dari diskusi ini akan melahirkan sebuah ide yang brilian.

“Bonus demografi kita harus dikelola dengan baik oleh generasi muda sekarang. Bangsa Indonesia sangat membutuhkan kehadiran kita untuk mencapai keemasan Indonesia,” ujarnya.

AMM Jabar Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045 di Rumah Pergerakan Dr. Curie Bandung (Foto: Yosep)

Dari kacamata pers, demokrasi itu bukan hanya sekadar mencapai tahta di legislatif maupun eksekutif. Tapi kita harus berperan memberikan edukasi dan pemberian informasi yang faktual dan objektif. Sehingga marwah demokrasi sesuai dengan tujuannya.

“Pemberian informasi yang benar akan berpengaruh kepada iklim demokrasi yang sehat,” tegasnya.

Anak muda atau mahasiswa sebagai agen sosial harus mampu menangkap peluang pemberian edukasi pentingnya demokrasi untuk menghindari informasi yang hoaks.

Kelayakan informasi yang diperoleh harus terkonfirmasi dan klarifikasi terlebih dahulu. Pers memiliki peran penting dalam menumbuhkan demokrasi. Kepercayaan publik terhadap informasi yang diterima harus bersih dari segala intervensi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Karena informasi yang bersih akan menyelamatkan demokrasi kita.

Untuk itu, mahasiswa sebagai kaum intelektual harus mengisi proses demokrasi dengan menambah wawasan untuk meningkatkan daya kritisnya. Caranya dengan selalu mengisi stimulus literasi kita baik dengan membaca maupun dengan menulis. Inilah bentuk ikhtiar dalam cara menyampaikan kritik atau gagasan.

“Dari sinilah kemerdekaan dan kebebasan akan muncul sejalan dengan tumbuhnya gerakan literasi yang akan membawa dampak positif bagi tumbuhnya demokrasi,” tuturnya.

Perwakilan PLN UIP Jawa Bagian Tengah, MSB Perizinan & Komunikasi, Elga Bagus Sulaksmono mengatakan, Indonesia Emas merupakan salah satu faktor yang harus didukung oleh PLN dalam mencapai kemandirian energi.

“Undang-undang mengamanatkan semua masyarakat Indonesia harus menikmati energi listrik tanpa terkecuali. Kemandirian energi menjadi penting, karena ini menjadi kebutuhan primer,” ujarnya.

Yang paling penting semua elemen harus mampu memberdayakan semua potensi untuk menghasilkan energi baru yang terbarukan.

“Tugas kita semua termasuk mahasiswa dan anak-anak muda mengawal ketahanan energi agar semua masyarakat bisa menikmati. Selain menikmati masyarakat juga harus bersama-sama merawatnya,” katanya.

Potensi demografis yang dianugerahi Tuhan dengan kekayaan alam yang luar biasa, harus benar-benar bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Oleh karena itu support dan dukungan dari semua elemen harus dimaksimalkan.

“Proyeksi ke depan 3,5-4% pertumbuhan listrik harus tercapai. Khusus di Jawa Barat dengan program Jabar Caang, harus tercapai secepatnya. Walaupun tahapannya tidak instan, tapi PLN terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan listrik warga,” pungkasnya.

PLN membangun jaringan listrik dibutuhkan proses dan investasi jangka panjang. Semua itu demi memenuhi kebutuhan energi masyarakat.***

Editor: M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gen Z Cianjur Suarakan Kegelisahan di Forum AMM: Indonesia Emas 2045 Harus Dijawab Bersama

Bisnisnews.net – Kegelisahan Generasi Z mencuat dalam Diskusi Aliansi...

Diskusi Bersama AMM, Ketua Komisioner KI Jabar Ajak Mahasiswa Melek Pentingnya Informasi Publik

Bisnisnews.net – Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni...

Budayawan Titip Pesan untuk Gen Z: Indonesia Emas 2045 Harus Berakar Budaya

Bisnisnews.net – Harapan besar disematkan kepada pemuda dan mahasiswa...

PLN UIP JBT: Indonesia Emas Harus Didukung Kemandirian Energi, Jabar Caang Harus Tercapai

Bisnisnews.net – Perwakilan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Jawa...