Bisnisnews.net – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, berharap insan pers semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang belum tentu disertai verifikasi dan penerapan kode etik.
Harapan tersebut disampaikan Andreas saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2029, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2026).
Ia mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru sekaligus menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas kontribusi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah.
Menurut Andreas, kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial menjadi tantangan bagi media arus utama. Karena itu, wartawan dituntut mampu menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya aktual, tetapi juga mendidik masyarakat dan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.
“Ini tantangan buat para jurnalistik untuk bisa mengimbangi, untuk memberikan informasi yang edukatif, terus juga menyenangkan, sosial kontrolnya juga dapat,” ujar Andreas.
Ia menilai, keberadaan pers memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang memperoleh informasi secara benar. Untuk itu, media di Kabupaten Sukabumi diharapkan konsisten menjaga kualitas pemberitaan dengan mengedepankan transparansi, akurasi, dan kepercayaan publik.
Andreas juga menekankan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kritik tersebut menjadi bagian dari pengawasan publik, mengingat program pemerintah menggunakan anggaran yang bersumber dari masyarakat.
“Semua, tidak hanya media, semua masyarakat, karena ini kan menggunakan dana pemerintah, uang rakyat, dari rakyat. Maka kita harus bersinergi bersama-sama,” katanya.
Ia mengajak insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai kepentingan publik.
Lebih lanjut, Andreas berharap kepengurusan PWI Kabupaten Sukabumi yang baru dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak tanpa mengesampingkan independensi dan profesionalisme jurnalistik.
Menurutnya, pemberitaan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan akan membantu masyarakat memahami berbagai kebijakan sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik dan barokah.***(RAF)
Editor: M. Nabil