RAPBD Sukabumi 2027 Masuk Pembahasan Komisi, Defisit Rp68,5 Miliar dan Fokus ke Pelayanan Dasar

Date:

Bisnisnews.net – Rancangan APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027 mulai masuk ke pembahasan mendalam.

Setelah tujuh fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan jawaban resmi dalam rapat paripurna, Jumat (2/10/2026).

Tahapan selanjutnya, mulai Senin, DPRD akan membahas RAPBD secara detail bersama perangkat daerah melalui masing-masing komisi.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyebut jawaban pemerintah menjadi modal untuk menguji program dan anggaran agar lebih tepat sasaran.

“Kita sudah mendapatkan jawaban dari pemerintah daerah terhadap pandangan fraksi-fraksi. Ini akan ditindaklanjuti secara utuh dalam pembahasan berikutnya bersama mitra kerja dan komisi-komisi,” kata Budi.

Ia mengingatkan di tengah keterbatasan fiskal, pelayanan dasar tidak boleh terabaikan. Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan program prioritas RPJMD 2025-2029 harus tetap menjadi perhatian utama.

“Semua anggaran itu dialokasikan terhadap program-program yang prioritas. Tentunya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kemudian tema RPJMD juga jangan dilupakan,” tegasnya.

Tema pembangunan Kabupaten Sukabumi tahun 2027 sendiri adalah “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata.”

Dalam struktur RAPBD, pendapatan daerah dirancang Rp4,171 triliun dengan belanja Rp4,240 triliun, sehingga terdapat defisit Rp68,584 miliar yang akan ditutup dari pembiayaan netto.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan pemerintah siap bersinergi dengan DPRD agar pembahasan berjalan efektif dan dampaknya merata.

“Semua pandangan fraksi sudah dijawab dan selanjutnya akan dibahas dengan komisi-komisi terkait. Mudah-mudahan cepat bersinergi dan pembahasannya detail,” ujarnya.

Andreas juga meminta seluruh kepala dinas hadir langsung saat pembahasan di komisi agar setiap pertanyaan bisa dijawab secara komprehensif.

“Termasuk kepala dinas harus hadir dalam setiap pembahasan. Nanti melalui Pak Sekda mungkin bisa diatensi langsung,” pungkasnya.***

Editor: M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Program MBG di Desa: Ladang Rezeki UMKM dan Berkah Ekonomi Lokal

Oleh: Aam Abdul Salam/Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis...

Pemkot Sukabumi Jemput Bola Benahi Data Desil Warga

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos)...

Pemkot Sukabumi Dorong Kampus Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berwirausaha

Bisnisnews.net - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki meminta Politeknik...

DKUKM Sukabumi Dorong Perluasan Pasar UMKM melalui Pusat Oleh-Oleh

Bisnisnews.net – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM)...