Bisnisnews.net – Institut Kharisma Nusantara mulai membuka langkah menuju jejaring pendidikan tinggi internasional melalui agenda “Road to USA”. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus memperluas koneksi akademik, riset, inovasi, hingga pengembangan Islamic Digipreneurship ke tingkat global.
Rektor Institut Kharisma Nusantara, Dr. Ade Nurpriatna, S.Ag., M.Ud., mengatakan perjalanan menuju Amerika Serikat tidak semata dipandang sebagai agenda lintas negara. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan dan riset.
“Road to USA bukan sekadar perjalanan geografis, tetapi bagian dari ikhtiar membangun jejaring akademik, kolaborasi riset, pertukaran budaya, dan kepemimpinan Islam berwawasan global,” ujar Ade.
Membawa Pendidikan Islam ke Ruang Global
Menurut Ade, perkembangan pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk mampu membangun koneksi di luar lingkungan akademiknya sendiri. Kolaborasi internasional dinilai dapat menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan sekaligus memperluas perspektif sivitas akademika.
Dalam konteks tersebut, Institut Kharisma Nusantara menempatkan pendidikan Islam sebagai salah satu fondasi yang ingin dikembangkan bersama riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Gagasan Islamic Digipreneurship menjadi salah satu pendekatan yang diusung. Konsep tersebut mempertemukan nilai-nilai Islam dengan ekosistem digital dan kewirausahaan, sehingga pendidikan tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi juga diarahkan untuk merespons perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Agenda internasionalisasi itu juga membuka peluang bagi kampus untuk memperkenalkan potensi akademik dari Sukabumi ke lingkungan yang lebih luas.
From Sukabumi to the World
Bagi Institut Kharisma Nusantara, membangun jejaring global bukan berarti meninggalkan akar lokal. Sebaliknya, Sukabumi diposisikan sebagai titik awal untuk membuka hubungan akademik yang lebih luas.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “From Sukabumi to the World”. Kalimat itu menjadi gambaran arah yang ingin dibangun Institut Kharisma Nusantara dalam mengembangkan pendidikan tinggi dengan perspektif global.
Melalui “Road to USA”, kampus tersebut ingin membuka cakrawala baru melalui kemungkinan jejaring akademik, pertukaran budaya, kolaborasi riset, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan Islam.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan tinggi tidak hanya berbicara mengenai ruang kelas dan lingkungan kampus. Di tengah konektivitas global, perguruan tinggi juga dituntut mampu membangun hubungan, bertukar gagasan, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.***
From Sukabumi to the World. Expanding Horizons, Shaping the Future.
Editor: M. Nabil
(DH)