Bisnisnews.net – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana meminta jajaran Perumda Tirta Bumi Wibawa (TBW) menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan perusahaan. Menurutnya, orientasi pelayanan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab pada akhirnya akan berdampak terhadap keberlangsungan perusahaan.
Pesan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri Tasyakur Bi Ni’mah HUT ke-51 Perumda TBW yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Perumda TBW, Jumat (28/8/2026).
Bobby menilai peringatan ulang tahun perusahaan seharusnya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan yang telah dilalui. Setelah beroperasi selama lebih dari lima dekade, Perumda TBW dituntut terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa pelayanan air bersih memiliki makna yang lebih luas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu, setiap pegawai Perumda TBW harus memahami bahwa pekerjaan yang dilakukan merupakan bentuk amanah.
Bobby kemudian mengaitkan tugas tersebut dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengatakan memberikan manfaat dan kemudahan kepada orang lain merupakan bagian dari nilai kebaikan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Air adalah sumber kehidupan. Ketika kita memberikan air dan memberikan kemudahan kepada orang lain, itu menjadi bagian dari amal kebaikan,” ujar Bobby.
Karena itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk tidak sekadar mengejar target perusahaan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang layak, cepat dan mudah.
Menurut Bobby, keuntungan perusahaan tetap penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Namun, keuntungan tersebut seharusnya lahir dari kinerja dan pelayanan yang baik, bukan menjadi satu-satunya tujuan.
“Kejar dulu pahalanya dengan memberikan pelayanan terbaik. Insyaallah keuntungan akan mengikuti. Bagaimana perusahaan bisa untung, tetapi masyarakat juga mendapatkan pelayanan yang baik,” katanya.
Bobby juga meminta jajaran Perumda TBW melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, termasuk kondisi jaringan dan fasilitas yang dimiliki. Potensi kebocoran air menjadi salah satu persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian agar distribusi kepada pelanggan lebih efisien.
Selain pembenahan teknis, ia menilai kekuatan internal perusahaan tidak kalah penting. Setiap bagian harus mampu bekerja sebagai satu kesatuan agar berbagai persoalan pelayanan dapat ditangani secara cepat.
“Sedikit tetapi solid lebih baik daripada banyak tetapi tidak solid. Yang kita butuhkan adalah niat, komitmen, konsistensi dan disiplin,” tegasnya.
Bobby juga mendorong Perumda TBW untuk memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki melalui kolaborasi dengan pihak lain. Menurutnya, perusahaan daerah perlu terus berinovasi agar mampu berkembang sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Sukabumi.
Sementara itu, Direktur Perumda TBW Dian Afriyandi mengatakan usia 51 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan perusahaan dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurut Dian, berbagai tantangan yang telah dilewati menjadi pengalaman penting untuk memperkuat perusahaan ke depan. Ia mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum HUT sebagai bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk melakukan pembenahan.
“Lebih dari setengah abad, Perumda TBW terus berupaya menjalankan tugas dan pengabdiannya dalam menghadirkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Sukabumi,” kata Dian.
Ia menambahkan peningkatan kualitas pelayanan membutuhkan kerja bersama seluruh unsur perusahaan. Kecepatan merespons kebutuhan pelanggan, efisiensi distribusi dan menjaga kepercayaan masyarakat menjadi bagian yang harus terus diperhatikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Pengawas Perumda TBW Imran, Kabag Ekonomi Rahmi beserta jajaran, seluruh unsur Perumda TBW, kepala SKPD di lingkungan Pemkot Sukabumi serta tamu undangan lainnya. Tausiyah Maulid Nabi disampaikan Aa Haji Totong.
Memasuki usia ke-51, Perumda TBW diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Semangat pengabdian, integritas dan kekompakan internal menjadi modal penting untuk membawa perusahaan daerah tersebut menghadapi tantangan ke depan.***(RAF)
Editor : M. Nabil