Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang mampu memberikan manfaat sekaligus perlindungan bagi masyarakat. Penguatan perlindungan pekerja dinilai harus berjalan beriringan dengan upaya membuka peluang ekonomi baru.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) di Hotel Balcony, Kota Sukabumi, Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Ayep menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan ekonomi dan ketenagakerjaan.
Kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga keuangan, BPJS Ketenagakerjaan hingga masyarakat menjadi salah satu kunci untuk membangun perekonomian daerah yang lebih kuat.
“Kalau ingin membangun Kota Sukabumi, semuanya harus bersama-sama. Hidup di kota tidak bisa sendiri, tetapi harus saling topang dan menopang,” ujar Ayep.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan perlindungan kepada pekerja melalui berbagai program jaminan sosial, termasuk bagi pekerja sektor informal.
Menurutnya, perlindungan tersebut menjadi semakin penting karena risiko pekerjaan tidak hanya dihadapi oleh pekerja formal. Pemerintah juga tengah memberikan perhatian lebih terhadap pekerja migran agar memperoleh perlindungan ketenagakerjaan secara optimal.
Di sisi lain, Pemkot Sukabumi berupaya memperluas kesempatan kerja melalui sejumlah rencana pengembangan wilayah. Salah satunya dengan mendorong pengembangan kawasan kota baru dan kawasan industri yang diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan.
Ayep mengatakan keberadaan perusahaan di Kota Sukabumi harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong perusahaan agar ikut berkontribusi dalam memperluas penyerapan tenaga kerja sekaligus memastikan pekerjanya terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ingin perusahaan yang ada di Kota Sukabumi bisa memberikan kesempatan kerja yang lebih luas kepada masyarakat, sekaligus memastikan para pekerja memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.
Kegiatan PEKA tersebut juga menjadi momentum penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada penerima manfaat dan ahli waris.
Penyerahan dilakukan Ayep Zaki bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan dan BSI. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong mereka agar tetap memiliki kemandirian ekonomi.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Deputi Funding Region 6 Bandung BSI Nasori, Area Manager BSI Bandung Raya Ade Putra, Kepala Cabang BSI Sukabumi A. Yani, Kepala Cabang BSI Sudirman Yeni Puspa dan Dedi Junaedi.
Pemkot Sukabumi menegaskan kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat, termasuk dalam memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai jaminan sosial, pemberdayaan ekonomi dan berbagai program yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan.***(RAF)
Editor : M. Nabil