Bisnisnews.net – Harga rata-rata sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 27 Agustus 2026, terpantau relatif stabil. Dari rekapitulasi harga yang dirilis, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan dibandingkan harga sebelumnya.
Komoditas beras medium tercatat sebesar Rp13.600 per kilogram, sedangkan beras premium berada di angka Rp14.509 per kilogram, naik Rp91. Untuk gula pasir, harga tercatat Rp18.050 per kilogram dan tidak mengalami perubahan.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di Rp21.000 per kilogram, sementara Minyakita tercatat Rp23.056 per liter. Kedua komoditas tersebut masih berada pada harga yang sama.
Harga daging sapi bagian paha belakang tercatat Rp145.000 per kilogram dan relatif stabil. Sementara itu, daging ayam broiler berada di angka Rp42.083 per kilogram, mengalami kenaikan Rp166. Harga telur ayam broiler juga naik Rp83 menjadi Rp26.833 per kilogram.
Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung tercatat Rp48.889 per kilogram, ikan tongkol Rp42.500 per kilogram, dan ikan mas Rp33.333 per kilogram. Ketiganya tidak mengalami perubahan harga.
Sementara itu, sejumlah komoditas hortikultura justru mengalami penurunan. Harga cabai rawit merah tercatat Rp55.500 per kilogram, turun Rp417. Cabai merah besar mengalami penurunan paling signifikan, yakni Rp1.417, menjadi Rp46.583 per kilogram.
Harga bawang merah juga turun Rp250 menjadi Rp32.167 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih honan mengalami kenaikan Rp300 menjadi Rp35.400 per kilogram. Harga kentang masih bertahan di Rp17.083 per kilogram.
Untuk kebutuhan lainnya, tepung terigu tercatat Rp14.100 per kilogram, mie instan Rp3.000 per bungkus, susu Frisian Flag ukuran 370 gram Rp12.750 per kaleng, serta susu Dancow ukuran 400 gram Rp44.686 per box.
Secara umum, pergerakan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi pada Kamis ini masih relatif terkendali. Perubahan harga yang terjadi terutama terlihat pada sejumlah komoditas seperti beras premium, daging ayam, telur ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Rekapitulasi harga tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Sukabumi dan dapat menjadi bahan pemantauan terhadap stabilitas harga pangan di tingkat daerah.***
Editor : M. Nabil
(IFU)