Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengajak orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pendampingan terhadap anak dalam memanfaatkan teknologi dan ruang digital.
Pesan tersebut disampaikan melalui edukasi bertajuk “Peluang Digital untuk Anak: Masa Depan Gemilang di Dunia Digital”. Dalam materi tersebut, ruang digital disebut sebagai jendela dunia yang memberikan banyak kesempatan bagi anak untuk belajar, berkarya, hingga membangun jejaring.
Perkembangan teknologi membuka beragam peluang positif bagi anak. Mulai dari menjadi kreator konten, mempelajari pemrograman dan pengembangan aplikasi, mengenal dunia e-commerce, mengikuti pembelajaran secara daring, hingga mengakses berbagai pengetahuan dari seluruh dunia.
Namun, di balik peluang tersebut terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Anak berpotensi terpapar hoaks, perundungan atau cyberbullying, konten berbahaya, hingga berbagai bentuk kejahatan di ruang digital.
Karena itu, DP3A Kabupaten Sukabumi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan perangkat dan mengakses internet.
Pendampingan dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar melarang. Orang tua diharapkan mampu memberikan batasan yang sehat sekaligus mengarahkan anak agar dapat menggunakan teknologi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
“Ruang digital merupakan jendela dunia untuk anak. Ada peluang untuk belajar, berkarya, dan berjejaring. Tapi ada juga tantangan seperti hoaks, bullying, dan konten berbahaya,” demikian pesan DP3A Kabupaten Sukabumi.
DP3A juga mengingatkan bahwa anak perlu dibekali kemampuan literasi digital sejak dini. Tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi, tetapi juga mengetahui etika berkomunikasi, menjaga keamanan data pribadi, mengenali informasi yang benar dan salah, serta memahami risiko berinteraksi di dunia maya.
“Tugas kita adalah mendampingi, membatasi, dan bukan melarang. Mengarahkan, bukan menakut-nakuti,” lanjut pesan tersebut.
Melalui penguatan literasi dan pendampingan digital, anak diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri sekaligus terhindar dari berbagai risiko di dunia maya.
Anak yang cerdas secara digital diharapkan menjadi generasi yang lebih siap menghadapi masa depan, dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab.***
Editor : M. Nabil
(IFU)