Bisnisnews.net – Wakil Bupati Sukabumi Andreas menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan PDI Perjuangan dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan peringatan Hari ASI Sedunia berbarengan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapang Sepak Bola Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kamis (6/8/2026).
Pada kesempatan itu, Andreas mengawali sambutannya dengan mengaitkan semangat kemerdekaan dengan tanggung jawab generasi muda. Ia mendorong pemuda Sukabumi untuk mengambil peran dalam melanjutkan cita-cita para pendahulu.
“Maka ayo pemuda-pemuda yang ada di Kabupaten Sukabumi, berbuatlah! Karena bagaimana caranya kita mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan, mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang sudah diwariskan oleh Bapak Proklamator kita,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan harus diisi dengan menghormati sejarah. Menurutnya, nilai perjuangan para pahlawan tidak boleh dilupakan dalam kehidupan berbangsa saat ini.
Usai menyinggung semangat kemerdekaan, Andreas lalu menghubungkannya dengan agenda Hari ASI Sedunia. Ia menilai perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak sangat krusial untuk mencetak generasi penerus yang sehat dan kuat.
Dalam forum tersebut, Andreas turut menyoroti persoalan stunting di Kabupaten Sukabumi. Ia menyebutkan, saat ini angkanya masih berada pada rentang 20 hingga 20,5 persen.
“Tadi juga Pak Ono sudah mengulas bahwa Kabupaten Sukabumi ini urutan ke-5 dari bawah. Nilai stunting-nya 20 persen, 20,5 persen,” jelasnya.
Menurutnya, menurunkan angka stunting bukan tugas pemerintah semata. Diperlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen, termasuk partai politik dan masyarakat.
Atas dasar itu, Andreas menyatakan dirinya siap untuk bersinergi dengan PDI Perjuangan guna mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(Aab)