Bisnisnews.net – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kondisi lingkungan di Kabupaten Sukabumi saat menghadiri peringatan Hari ASI Sedunia dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapang Sepak Bola Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Hasto menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga kondisi lingkungan tempat tinggal warga.
Hal itu ia sampaikan setelah melihat langsung kondisi di lapangan. Menurutnya masih ada sampah yang berserakan dan penataan trotoar yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sebagai bentuk otokritik, Hasto tidak segan menyampaikan temuannya.
“Sebagai otokritik, tadi saya lihat sampah masih berserakan, pengaturan trotoar belum. Padahal tidak harus mewah-mewah, yang penting bersih,” ujarnya.
Bagi Hasto, kebersihan adalah bagian dari wajah sebuah daerah. Ia mencontohkan sejumlah aspek yang bisa dibenahi seperti trotoar yang bersih, pedagang yang ditempatkan di lokasi khusus, taman kota, perpustakaan, hingga saluran air yang terawat.
Untuk itu, ia mendorong kader PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi ikut mengambil peran aktif melalui kegiatan gotong royong. Bahkan ia meminta agar dibuat hari khusus untuk bersih-bersih wilayah perkotaan.
“Maka nanti PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi ini wajib nanti tetapkan hari khusus untuk kita bergotong royong membersihkan kota-kota di Kabupaten Sukabumi ini,” katanya di hadapan kader dan warga.
Hasto juga mengaitkan pentingnya lingkungan bersih dengan tema kegiatan Hari ASI Sedunia. Menurutnya, pemenuhan gizi anak sejak dini harus berjalan beriringan dengan lingkungan yang sehat.
“ASI itu memberikan asupan gizi yang lengkap, vitaminnya sangat lengkap. Lingkungan kita bersih, kata Ibu Mega, selokan-selokan kita bersih, tersedia air bersih, maka segala sesuatunya kehidupan akan terasa lebih indah,” tuturnya.
Kehadiran Hasto di Cibadak disambut antusias kader PDI Perjuangan dan masyarakat. Ia berharap kritik yang disampaikan bisa menjadi bahan evaluasi bersama untuk mewujudkan Sukabumi yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.***
Editor : M. Nabil
(Aab)