Wamendikdasmen Fajar Riza Soroti 56 Ribu ATS di Sukabumi, Revitalisasi Sekolah Naik Jadi 174 Unit

Date:

Bisnisnews.net -Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A, menghadiri Audiensi dan Dialog Penguatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung di Gedung SMPN 1 Cikembar, Rabu (5/8/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena, Ketua Dewan Pendidikan, pengawas sekolah, MKKS, kepala sekolah, KKG, LSM, serta tokoh dan pengamat pendidikan se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Fajar menegaskan forum ini bukan sekadar ceramah. “Forum ini adalah dialog, bukan ceramah umum. Kami ingin memastikan kebijakan sampai ke akar rumput sekaligus mempelajari berbagai dinamika di lapangan sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Salah satu fokus pembahasan adalah peningkatan mutu melalui program revitalisasi sekolah. Fajar menyebut Kabupaten Sukabumi mengalami peningkatan signifikan. Dari 114 sekolah yang direvitalisasi pada 2025, tahun 2026 naik menjadi 174 sekolah.

“Anggaran yang diserap juga naik. Tahun 2025 sebesar Rp108 miliar, dan di 2026 meningkat menjadi Rp154 miliar,” kata Fajar.

Rinciannya, penerima terbanyak adalah 93 SD, 39 TK/PAUD, sisanya SMP. Skala prioritas diberikan kepada daerah terdampak bencana dan wilayah 3T. Ia juga meminta Pemda proaktif berkonsultasi ke Kementerian. “Kementerian akan selalu mendengar akar rumput,” tegasnya.

Selain sarana prasarana, Fajar menyoroti SDM tenaga pendidik. Menurutnya, status guru, kompetensi, dan kualifikasi tenaga pendidik dan non kependidikan adalah bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dalam penguatan mutu.

Dalam dialog, Fajar juga menyinggung tingginya Angka Partisipasi Sekolah (APS) yang masih rendah di Kabupaten Sukabumi. Upaya menaikkan APS, kata dia, harus mendorong peran PKBM, SKB, dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Wamendikdasmen Fajar Riza Soroti 56 Ribu ATS di Sukabumi, Revitalisasi Sekolah Naik Jadi 174 Unit (Foto : Aab)

“Oleh karena itu Pemkab melalui Disdik harus menyampaikan data yang benar-benar akurat. Data valid adalah kunci untuk intervensi yang tepat sasaran,” pesannya.

Yang paling disoroti adalah jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS). Fajar mengungkapkan berdasarkan data Kemendikdasmen, Kabupaten Sukabumi masih memiliki sekitar 56 ribu ATS.

Secara nasional, Jawa Barat menjadi provinsi dengan ATS tertinggi di Indonesia, mencapai sekitar 527 ribu anak. “Jumlah penduduk Jabar paling besar sehingga risiko ATS juga paling tinggi,” ungkapnya.

Fajar juga menyinggung wacana revisi UU Sistem Pendidikan Nasional. Ia menegaskan pendidikan formal dan nonformal memiliki kedudukan setara. “Standarisasi dan pengendalian mutu harus tetap sama. Yang membedakan hanyalah pendekatan pembelajaran,” pungkasnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

DPU Sukabumi Anggarkan Rp373 Juta Perbaiki Jalan Karang Tengah – Nagrak – Sinagar

Bisnisnews.net - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum...

PLN Hadirkan Promo Power Drive Diskon Tambah Daya 50% di GIIAS 2026

Bisnisnews.net - PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial Power...

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Peluncuran Program Parkir Wisata SOMEAH

Bisnisnews.net - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali,...

Momentum Spiritual HUT RI 81: Gema Agustus 88 Juta Berdzikir

Bisnisnews.net - Agustus selalu menjadi bulan sakral bagi bangsa...