Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan kapasitas kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa yang berkelanjutan. Salah satunya melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Operasional dan Pegawai BUMDesma yang digelar di Aula Kantor Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh tiga BUMDesma dari Kecamatan Cimanggu, Kalibunder, dan Waluran. Hadir mewakili Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Sekretaris DPMD Ardiansyah Subandi, para Direktur/Ketua Pengelola BUMDesma beserta jajaran, serta narasumber dari unsur terkait.
Dalam sambutannya, Ardiansyah Subandi menegaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi pengelola BUMDesma, khususnya dalam menerapkan manajemen risiko sebagai bagian dari tata kelola usaha yang profesional, efektif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, setiap BUMDesma memiliki peluang besar untuk mengembangkan berbagai unit usaha sesuai dengan potensi unggulan desa. Namun demikian, keberhasilan usaha juga harus diimbangi dengan kemampuan mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha.
“Pengelola BUMDesma harus mampu menerapkan manajemen risiko dengan baik agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara sehat, menghindari kerugian, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa,” ujarnya.
Ardiansyah berharap hasil pelatihan ini dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola BUMDesma sekaligus mendorong lahirnya inovasi usaha yang sesuai dengan karakteristik dan potensi lokal di masing-masing wilayah.
Ia juga optimistis BUMDesma di Kecamatan Cimanggu, Kalibunder, dan Waluran dapat menjadi percontohan (pilot project) dalam pengembangan usaha desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Melalui peningkatan kapasitas ini, DPMD Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus mendukung penguatan kelembagaan ekonomi desa agar mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan desa yang mandiri dan berkelanjutan.***
Editor : M. Nabil
(IFU)