Bisnisnews.net – Organisasi kemasyarakatan (Ormas), khususnya yang bergerak di bidang media, didorong untuk semakin berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program prioritas nasional.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan bertajuk Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dalam Rangka Mendukung Program Prioritas Nasional yang dilaksanakan di Aula Hotel Taman Sari Kota Sukabumi, Kamis (30/07/2026).
Acara tersebut menghadirkan Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kementerian Dalam Negeri, Wahyu Chandra Kusuma Purwonegoro, S.H., M.Hum, dan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, Rumondang Rumapea, S.A.P., sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Rumondang Rumapea menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat menjalankan pembangunan secara sendiri. Menurutnya, percepatan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan pentahelix, termasuk peran strategis organisasi kemasyarakatan dan media.
“Program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan seluruh unsur masyarakat. Ormas merupakan salah satu pilar penting pembangunan yang mampu mempercepat akselerasi berbagai program prioritas nasional,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran media yang dinilai memiliki fungsi strategis sebagai sarana edukasi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, media diharapkan mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mampu meningkatkan literasi masyarakat.
Menurutnya, media ibarat dua mata pisau. Di satu sisi mampu memberikan edukasi dan informasi yang benar, namun di sisi lain dapat menimbulkan dampak negatif apabila informasi yang disampaikan tidak berimbang.
Karena itu, ia mengajak insan media untuk terus memberikan literasi positif kepada masyarakat guna meminimalisasi munculnya gejolak akibat informasi yang tidak tepat.
Sementara itu, Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kemendagri, Wahyu Chandra Kusuma Purwonegoro, menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 663 ribu organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di Indonesia melalui Kementerian Hukum.
Di Provinsi Jawa Barat sendiri tercatat sekitar 123 ribu ormas, sedangkan di Kabupaten Sukabumi terdapat 666 ormas dan di Kota Sukabumi sekitar 249 ormas.
Ia mengatakan, jumlah tersebut menjadi potensi besar dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional apabila mampu diberdayakan secara optimal.
Wahyu mengingatkan bahwa sejak masa perjuangan kemerdekaan, organisasi kemasyarakatan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa.
Pergerakan organisasi seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Budi Utomo, serta berbagai organisasi lainnya menjadi bukti bahwa cita-cita besar bangsa hanya dapat dicapai melalui kebersamaan dan gotong royong.
“Mustahil pembangunan dan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat hanya dilakukan oleh pemerintah. Kehadiran organisasi kemasyarakatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa,” tegasnya.
Ia menjelaskan, organisasi kemasyarakatan di Indonesia bergerak dalam berbagai bidang yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, mulai dari bidang keagamaan, kemanusiaan, kebangsaan, demokrasi, hingga keadilan sosial. Seluruhnya memiliki peran dalam memperkuat partisipasi masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap organisasi kemasyarakatan, khususnya yang berbasis profesi media, semakin profesional, mandiri, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program prioritas nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.***
Editor : M. Nabil
(IFU)