Bisnisnews.net – Nilai tukar rupiah (IDR) kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan Selasa, 14/7/2026.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, rupiah dibuka melemah 15 poin atau 0,08% ke level Rp18.124 per dolar AS.
Pelemahan ini menambah tekanan pada rupiah yang sepanjang tahun 2026 terus diuji oleh penguatan dolar global dan sentimen pasar luar negeri.
Analis menyebut pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga AS, harga komoditas, dan aliran modal asing.
Dengan kurs Rp18.124/USD, pelaku usaha impor, mahasiswa yang kuliah di luar negeri, hingga wisatawan perlu lebih cermat mengatur pengeluaran karena beban biaya dalam dolar semakin tinggi.
Sementara itu, eksportir dan pengirim remitansi berpotensi diuntungkan karena setiap 1 dolar yang masuk ke Indonesia nilainya setara lebih dari Rp18 ribu.
Bank Indonesia sebelumnya menyatakan akan terus memantau volatilitas pasar dan menjaga stabilitas nilai tukar agar dampaknya tidak terlalu besar ke inflasi dan daya beli masyarakat.***
Editor : M. Nabil
(Aab)