Reses II DPRD Sukabumi 2026: Dari Gedung Dewan ke Saung Warga, Kawal Aspirasi Sampai APBD 2027

Date:

Reses II DPRD Sukabumi 2026: Dari Gedung Dewan ke Saung Warga, Kawal Aspirasi Sampai APBD 2027

Blusukan Ratusan Titik, Target Dewan: Usulan Jalan, Puskesmas, Air Bersih & Bansos Masuk Prioritas

Bisnisnews.net – Masa Reses II Tahun Sidang 2025-2026 dimulai. Kali ini DPRD Kabupaten Sukabumi kompak “turun gunung”. Serentak di semua dapil, anggota dewan menyebar ke ratusan desa dan kelurahan.

Bedanya dengan Reses I, kalau sebelumnya lebih ke silaturahmi dan sosialisasi program, Reses II ini fokusnya evaluasi + serap aspirasi real. Dewan datang bawa catatan lama, lalu dicocokkan ke lapangan.

Tujuannya satu: mastikan suara warga nggak mentok di balai desa. Semua keluhan harus jadi bahan baku “Pokok-Pokok Pikiran DPRD” yang wajib dirujuk Pemkab saat susun RKPD & KUA-PPAS 2027.

Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Catat Masalah Riil

Anggota dewan ngecek ulang: usulan reses pertama sudah dikerjakan Pemkab atau masih jadi wacana? Ini mekanisme kontrol langsung dari konstituen.

Hasilnya, isu klasik masih mendominasi. Jalan desa rusak parah, antrean puskesmas panjang, warga susah air bersih, sampai data penerima bansos yang meleset dari target.

Salah satu anggota DPRD dapil bilang: “Reses ini bukan formalitas. Kami datang bawa catatan, pulang bawa PR. Semua keluhan warga akan kami kawal sampai dibahas di Banggar dan komisi.”

Kalimat itu jadi pesan: jabatan dewan itu amanah, bukan singgasana. PR warga = PR dewan.

Strategi Baru: Titik Lebih Banyak, Waktu Lebih Lama

Reses II 2026 beda skema. Tiap anggota dewan ditarget sambangi minimal 2-3 desa per hari. Tujuannya biar wilayah terpencil juga kebagian, bukan cuma pusat kecamatan.

Formatnya juga lebih cair. Dialog terbuka tanpa protokoler kaku. Warga boleh ngomong lepas, dewan wajib dengerin. Nggak ada batas meja dan mimbar.

Biar aspirasi nggak hilang, Sekretariat DPRD siapkan jurus digital. Ada formulir online + QR Code yang disebar panitia. Warga bisa titip usulan tertulis walau nggak sempat hadir.

Jadi sekarang aspirasi ada dua jalur: lisan langsung saat reses, dan tertulis lewat QR. Semua masuk database, gampang dipantau progresnya.

Aspirasi Warga = Kunci APBD 2027

Semua catatan reses akan dirangkum jadi “Pokok-Pokok Pikiran DPRD”. Dokumen ini sakti. Pemkab wajib jadikan acuan saat nyusun anggaran.

Artinya, momentumnya sekarang. Warga yang sampaikan usulan saat Reses II peluangnya jauh lebih besar masuk APBD 2027 dibanding usulan dadakan di akhir tahun.

Reses II ini bukti fungsi representasi DPRD masih hidup. Dari ruang ber-AC di gedung DPRD ke balai desa, dari rapat paripurna ke saung warga. Jarak dewan dan rakyat dipangkas.

Buat warga Sukabumi, catat tanggalnya. Punya keluhan jalan berlubang, irigasi mampet, UMKM butuh modal, atau pelayanan publik lemot? Datang ke titik reses anggota dewan dapil kamu. Suara kamu, penentu arah anggaran 2027.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Koordinator Demonstrasi Minta Maaf kepada Warga, Sebut Aksi 2.6.26 Bukti Solidaritas RT-RW Kota Sukabumi

Bisnisnews.net - Pasca berakhirnya Aksi 2626 yang digelar di...

Junajah Nurdiansyah Blusukan ke Warungkiara: Aspirasi Jalan Rusak, UMKM, Hingga Rehab Sekolah

Bisnisnews.net - Desa Warungkiara jadi titik awal Reses Kedua...

Bank bjb Tamansari “Bungkam” Soal Kredit PT ABO Rp18,2 M, Mahasiswa AMPI Siap Demo 5 Juni

DPP AMPI: Diamnya Bank Perkuat Dugaan Tata Kelola Kredit...