KPID Jawa Barat Buka Pendaftaran Anugerah Penyiaran ke-19, Fokus pada “Penyiaran Lestari”

Date:

Bisnisnews.net – Panggung apresiasi bagi insan penyiaran Jawa Barat kembali dibuka. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat meluncurkan Anugerah Penyiaran ke-19 tahun 2026 dengan mengusung tema “Penyiaran Lestari untuk Jawa Barat Istimewa”.

Tema itu dipilih untuk menegaskan peran media siar dalam menjaga keberlangsungan informasi yang sehat sekaligus mendorong kesadaran lingkungan. Di tengah gempuran konten digital, KPID Jabar ingin memastikan lembaga penyiaran tetap menjadi sumber informasi yang kredibel dan bertanggung jawab.

Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet mengatakan, penghargaan ini ditujukan bagi 423 lembaga penyiaran berizin di Jawa Barat, mencakup radio dan televisi. Menurutnya, tantangan disrupsi teknologi membuat peran penyiaran semakin berat, sehingga konsistensi dalam menyajikan program sesuai regulasi perlu diapresiasi.

“Kami ingin memberi ruang bagi lembaga penyiaran yang tetap patuh pada UU 32 Tahun 2002 dan P3SPS, sekaligus menghadirkan program yang memberi dampak langsung ke masyarakat,” kata Adiyana.

Ia menambahkan, tanggung jawab penyiaran tidak berhenti pada aspek hukum. Jawa Barat yang rawan bencana membutuhkan media yang aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi dan pelestarian lingkungan. Nilai-nilai kearifan lokal Sunda, kata dia, juga menjadi dasar penting dalam menjaga hubungan manusia dengan alam.

Tahun ini, KPID Jabar menyiapkan 28 kategori penghargaan. Pembagiannya terbagi atas tiga jalur: Radio dengan 12 kategori, Televisi 10 kategori, dan Umum 6 kategori.

Jalur Radio meliputi program jurnalistik, hiburan seni budaya lokal untuk SSJ, non-SSJ, LPPL, dan komunitas, program perempuan dan anak, talkshow, religi, peduli lingkungan, kebangsaan, hingga iklan layanan masyarakat mitigasi bencana.

Jalur Televisi mencakup kategori serupa, ditambah dokumenter. Sementara jalur Umum memberi penghargaan untuk lembaga penyiaran kolaboratif, presenter dan reporter terbaik, duta penyiaran, lifetime achievement, serta kepala daerah yang peduli pada penyiaran.

KPID Jabar membuka kesempatan bagi seluruh lembaga penyiaran berizin yang programnya tayang antara 1 September 2025 hingga 20 Agustus 2026. Satu karya hanya boleh didaftarkan pada satu kategori, namun peserta boleh mengirim lebih dari satu karya untuk kategori berbeda.

Penilaian akan dilakukan berjenjang. Tahap awal adalah verifikasi administratif, dilanjutkan penilaian kepatuhan regulasi, dan terakhir penilaian dewan juri independen. Komposisinya 70 persen dari juri dan 30 persen dari aspek kepatuhan.

Berkas dapat dikirim dalam bentuk rekaman fisik atau tautan Google Drive paling lambat 28 Agustus 2026. Program yang pernah mendapat teguran tertulis dari KPID Jabar tidak diperkenankan ikut serta.

Malam puncak penganugerahan dijadwalkan pada 16 November 2026. KPID Jabar berharap ajang ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga pengingat bahwa penyiaran memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang informatif, kritis, dan peduli lingkungan.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Wisata Jangan Hanya Jadi Seremoni, Sukabumi Butuh Keseriusan Nyata

Oleh: Dede Heri/ Sekretaris Jenderal Rumah Literasi Merah PutihBisnisnews.net...

Menjemput Daulat Bumi Pertiwi: Saatnya Danantara Memutus Rantai Oligarki

Oleh : Aam Abdul Salam/ Aktivis 98, Sekjen PPJNA...

Refleksi Idul Adha, SMSI Sukabumi Raya: Menjaga ‘Gizi Informasi’ Publik Lewat Semangat Pengorbanan Pers

Bisnisnews.net – Esensi Hari Raya Idul Adha dinilai memiliki...

Memaknai Idul Adha dengan Semangat Kurban Melalui Informasi yang Sehat

Oleh : Nuruddin Zain (Kang Anom)/ Ketua PWI Kabupaten...