Bisnisnews.net – Memasuki pekan-pekan pertengahan Mei, kemeriahan perayaan Hari Nelayan ke-66 di Palabuhanratu semakin memuncak. Masyarakat memadati Alun-Alun Gado Bangkong untuk menikmati atmosfer pesta rakyat tahunan yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat pesisir Sukabumi tersebut. Senin, 11 Mei 2026.
Suasana sore itu tampak hidup dengan hilir mudik pengunjung yang didominasi oleh keluarga dan remaja. Sebagian besar masyarakat datang untuk sekedar berburu kuliner di deretan stan jajanan atau memacu adrenalin di area hiburan komidi putar. Gelak tawa anak-anak yang bermain di tengah semilir angin laut menambah hangat suasana di ruang publik yang kini menjadi pusat perhatian warga tersebut.
Agenda besar ini merupakan rangkaian acara rutin tahunan yang telah berlangsung sejak 1 April dan dijadwalkan berakhir pada 25 Mei 2026 mendatang. Panitia penyelenggara memastikan bahwa setiap harinya panggung megah yang berdiri di tengah alun-alun tidak pernah sepi dari aktivitas. Berbagai agenda menarik seperti lomba karaoke hingga pentas seni budaya terus bergulir untuk menghibur pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
“Kami sengaja datang sore hari karena suasananya lebih nyaman untuk mengajak anak-anak main korsel sambil jajan. Panggungnya juga megah, jadi kalau malam sedikit biasanya ada tontonan musik yang seru,” ujar salah satu pengunjung asal Cisolok yang enggan di sebutkan namanya.
Kehadiran panggung tersebut memang menjadi daya tarik utama bagi para seniman lokal untuk menunjukkan bakat mereka di hadapan publik.
Meski kemeriahan hiburan rakyat berlangsung setiap hari, puncak sakral dari perhelatan ini dijadwalkan jatuh pada tanggal 21 Mei 2026. Pada tanggal tersebut, prosesi upacara adat yang menjadi ruh dari Hari Nelayan akan dilaksanakan sebagai bentuk syukur dan pelestarian budaya lokal. Ritual ini diprediksi akan menyedot perhatian ribuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Melalui perayaan yang panjang ini, Pemerintah Daerah dan panitia berharap ekonomi lokal di sekitar Gado Bangkong dapat terus menggeliat. Dengan sisa waktu sekitar dua pekan lagi, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berkunjung, agar perayaan Hari Nelayan tahun ini tetap berkesan sebagai pesta rakyat yang tertib dan edukatif.***
Editor : M. Nabil
(Yosep)