Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Lembaga Sosial Desa yang jatuh pada 5 Mei 2026.
Momen ini dipakai DP3A untuk menegaskan pentingnya peran lembaga desa dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di tingkat akar rumput.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, menyampaikan bahwa lembaga sosial desa memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan.
“Perlindungan perempuan dan anak tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan keterlibatan aktif lembaga sosial desa sebagai ujung tombak,” ujarnya.
Menurut Agus, lembaga desa paling cepat mendeteksi, mencegah, serta menangani berbagai permasalahan yang berkaitan dengan perempuan dan anak di masyarakat.
Fungsi itu mencakup edukasi, pendampingan korban, hingga rujukan kasus ke tingkat kabupaten. Desa jadi pintu pertama sebelum ke DP3A.
Karena itu, DP3A Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan kapasitas kelembagaan desa. Caranya lewat program edukasi pencegahan kekerasan.
Selain itu, DP3A juga fokus pada penguatan peran keluarga serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak perempuan dan anak.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai sangat penting. Tujuannya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan inklusif.
Momentum Hari Lembaga Sosial Desa ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor. Desa yang responsif isu perempuan-anak jadi targetnya.
Agus menambahkan, desa punya perangkat lengkap: PKK, Karang Taruna, Posyandu, Satgas PPA Desa. Semua harus satu suara cegah kekerasan.
Dengan komitmen yang kuat, DP3A Kabupaten Sukabumi siap terus berperan aktif. Fokusnya menghadirkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang perempuan serta anak melalui penguatan peran lembaga sosial desa.***
Editor : M. Nabil
(Aab)