Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,37 miliar untuk mendukung program beasiswa bagi 418 mahasiswa melalui APBD. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan hal tersebut usai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Senin (4/5/2026).
“Beasiswa mahasiswa itu ada jumlahnya 418 orang dengan anggaran 1,37 miliar kurang lebih seperti itu. Anggaran tepatnya Rp1.370.750.000,” ujar Ayep.
Ia menjelaskan, program yang diberi nama Beasiswa Bercahaya itu telah resmi diluncurkan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan tinggi. Untuk pelaksanaannya, Pemkot Sukabumi telah menjalin kerja sama dengan enam perguruan tinggi di wilayah Sukabumi.
“Kami sudah melakukan MoU atau perjanjian kerjasama dengan enam perguruan tinggi yang ada di Sukabumi, yakni Politeknik Sukabumi, Universitas Nusa Putra, Universitas Linggabuana Sukabumi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, STIE Pasim Sukabumi, STISIP Syamsul Ulum Sukabumi,” jelasnya.
Menurut Ayep, program ini diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi solusi dalam menekan angka kemiskinan dan mencegah putus sekolah.
“Selain memutus mata rantai kemiskinan juga angka putus sekolah,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan hingga menyelesaikan masa studi di perguruan tinggi.
“418 orang ya. Sampai selesai kuliah ya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyebutkan bahwa pengelolaan program beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi melibatkan perangkat daerah lain sebagai penanggung jawab utama.
“Beasiswa itukan untuk yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi. Kami selaku Dinas Pendidikan sendiri pembinaannya hanya untuk PAUD, SD, SMP. Jadi ada perangkat daerah yang menggodok itu semua,” ungkap Novian.
Meski demikian, pihaknya tetap siap berkontribusi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
“Jika dimintai bantuan, pasti kami dengan senang hati akan membantu. Namun sesuai dengan kewenangan kami,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : M. Nabil