Jelang Ramadan, Permintaan Kurma di Sukabumi Melonjak Tajam

Date:

Bisnisnews.net || Suasana berbeda mulai terasa di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Menyongsong Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, warga berbondong-bondong mendatangi Bazar Kurma yang digelar Toko Al Madinah. Aktivitas jual beli pun meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.

Sejak bazar dibuka beberapa hari lalu, jumlah pengunjung terus bertambah. Supervisor Toko Al Madinah, Devina Sari, mengatakan lonjakan pembeli sudah terlihat dalam tiga hari terakhir.

“Alhamdulillah, sangat ramai soalnya kita di sini setiap tahunnya juga suka bazar kurma, orang-orangnya sangat ramai antusias,” ujar Devina, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, peningkatan pelanggan mencapai sekitar 75 persen dibanding hari normal. Kurma menjadi komoditas yang paling dicari karena identik sebagai hidangan pembuka saat berbuka puasa maupun pelengkap sahur.

“Dibanding hari biasa jumlah pelanggannya lebih banyak, kalau dibandingkan dari hari biasanya, kita ada 75 persen peningkatannya,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak toko telah menyiapkan stok dalam jumlah besar. Sedikitnya seribu kilogram kurma disiapkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri 1447 Hijriah bahkan sampai bulan Syawal.

“Sampai lebaran juga kita ready, sampai Syawal, Insya Allah (stok) aman,” kata Devina.

Beragam pilihan kurma impor tersedia, mulai dari Arab Saudi, Mesir, Bangladesh hingga Palestina. Harga yang ditawarkan bervariasi, dari Rp40 ribu per kilogram untuk kurma Mesir hingga Rp350 ribu per kilogram untuk kurma Medjool yang dikenal sebagai kurma premium.

“Sejak tiga tahun lalu kita sudah jalan, yang best seller itu Sukari, Azwa, Medjool. Paling best seller warga di sini Sukari Premium harganya 70 ribu per kilo, serta kurma Azwa harganya Rp150 ribu sampai Rp220 ribu per kilogram,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kurma Medjool asal Palestina banyak diminati karena ukurannya besar dengan biji relatif kecil, meski harganya paling tinggi di antara jenis lain.

Tak hanya pembeli lokal, pesanan dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur turut meningkat. Pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Menjelang Ramadan ini pembeli makin banyak, ada yang dari Jateng dan Jatim, kita kirim lewat ekspedisi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM Baitussalam, Lukmanul Hakim, mengaku rutin membeli kurma di toko tersebut setiap menjelang Ramadan. Kurma itu nantinya dibagikan kepada jemaah sebagai hidangan berbuka di masjid.

“Sebenarnya sengaja kita mau beli kurma di sini. Kita fasilitasi bagi jemaah biar senang ketika sediakan hidangan berbuka. Jadi tidak berharap ke orang yang memberi,” ujar Lukman.

Ia membeli enam kilogram kurma jenis Sukari sebagai persediaan awal. Jika stok dirasa kurang, pihaknya akan kembali menambah pembelian.

“Sementara kita beli 6 kilogram dulu, nanti kalau tidak cukup kita beli lagi. Karena alhamdulillah jemaah kalau buka di masjid itu banyak. Anak-anak juga banyak. Luar biasa, lah. Ini mah buat ngebatalin,” pungkasnya.

Meningkatnya penjualan kurma ini menjadi salah satu indikator tingginya antusiasme masyarakat Sukabumi dalam menyambut bulan suci Ramadan.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Program 12 PAS Kembali Bergulir, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan dan Dukung Pelaku UMKM

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi kembali melaksanakan program Ayeuna...

PWI Soroti Penahanan Jurnalis RI di Misi Global Sumud Flotilla, Minta Perlindungan Diperkuat

Bisnisnews.net – Penahanan rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla...

DPMD Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi Desa dan Kecamatan untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten...

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Naik, Berikut Update Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan...