Bisnisnews.net || Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi, Aam Abdul Salam, mengunjungi PAUD Mawar Merah yang berlokasi di Jalan Perkebunan Citarik, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, guna melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini, Rabu 05/02/2026.
Dalam kunjungan tersebut, Aam Abdul Salam, meninjau langsung gedung PAUD yang hingga kini masih memanfaatkan bangunan bekas gudang mobil perkebunan yang difungsikan menjadi dua ruang kelas. Kondisi tersebut dinilai belum memenuhi standar kelayakan pendidikan anak usia dini.
“Pendidikan usia dini adalah fondasi utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Sudah seharusnya anak-anak mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak,” ujar Aam Abdul Salam di sela kunjungannya.
PAUD Mawar Merah berdiri sejak tahun 2008 dan berada di bawah naungan Yayasan Hayatul Mawar sejak tahun 2020. Lembaga pendidikan ini dirintis secara swadaya oleh masyarakat, salah satunya Sarmadi Herman, karyawan PTPN VIII Pasir Badak, dengan tujuan memberikan akses pendidikan bagi anak-anak karyawan perkebunan serta masyarakat sekitar.
Aam Abdul Salam menilai, keberadaan PAUD Mawar Merah sangat strategis bagi masyarakat lingkungan perkebunan. Namun keterbatasan fasilitas, khususnya gedung belajar, menjadi tantangan serius yang perlu segera mendapat perhatian dari berbagai pihak.
“Kami berharap ada sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pihak swasta melalui program CSR untuk membantu pembangunan gedung PAUD yang lebih layak,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Hayatul Mawar, Fikri Maulana, menyampaikan apresiasi atas kunjungan MD KAHMI Sukabumi. Menurutnya, perhatian dan kepedulian dari tokoh serta organisasi kemasyarakatan menjadi penyemangat bagi para pengelola dan tenaga pendidik.
“Kami berharap kunjungan ini bisa menjadi pintu masuk bagi dukungan nyata pembangunan gedung PAUD Mawar Merah, demi masa depan anak-anak,” ujarnya.
Kunjungan Presidium MD KAHMI Sukabumi ini diharapkan mampu mendorong perhatian lebih luas terhadap pentingnya penyediaan sarana pendidikan yang layak bagi anak usia dini di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(DH)