Bisnisnews.net || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi bersama Forum Anak Kabupaten Sukabumi (FORBUMI) menggelar kegiatan Capacity Building Youth Digital Journalism Bidang Kesekretariatan, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula DP3A Kabupaten Sukabumi sebagai upaya meningkatkan kapasitas anak dalam menghadapi arus informasi di era digital.
Ketua Umum FORBUMI, Wafa Fadilah, mengatakan penguatan kapasitas bagi tim sekretariat Forum Anak merupakan program yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis jurnalistik, tetapi juga membentuk peran anak sebagai pelopor dan pelapor yang terorganisir di Kabupaten Sukabumi.
“Peningkatan kapasitas tim sekretariat ini sudah menjadi agenda rutin. Tujuannya agar forum anak lebih responsif dan mampu menjalankan peran strategis sebagai pelopor dan pelapor bagi anak-anak Sukabumi,” ujar Wafa.
Menurutnya, dalam waktu dekat FORBUMI akan melakukan pembenahan pada pengelolaan media sosial serta mulai mengembangkan website yang informatif dan ramah anak. Sementara itu, manfaat jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan kapasitas tim sekretariat.
“Target terdekatnya adalah perbaikan konten media sosial dan penulisan website. Untuk jangka panjang, kami ingin memastikan kapasitas tim sekretariat terus berlanjut dan berkembang,” katanya.
Wafa juga mengapresiasi kontribusi pemateri dari SukabumiUpdate.com yang dinilai telah menyampaikan materi secara komunikatif dan mudah dipahami oleh peserta.
“Kami berterima kasih kepada SukabumiUpdate, khususnya Kak Turangga, yang telah berbagi ilmu dengan pendekatan yang ramah anak. Materinya bermakna dan sangat membantu meningkatkan pemahaman peserta,” tuturnya.
Ia berharap kerja sama antara Forum Anak dan media dapat terus berlanjut serta diperluas dengan melibatkan lembaga lainnya. Menurutnya, peningkatan kapasitas Forum Anak juga berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi Layak Anak.
Sementara itu, pemateri dari SukabumiUpdate.com, Turangga Anom, menilai kegiatan tersebut sebagai ruang penting untuk menumbuhkan kesadaran jurnalistik di kalangan anak. Ia melihat antusiasme peserta tidak hanya dalam menerima materi, tetapi juga dalam berdiskusi mengenai peran anak di tengah perkembangan teknologi informasi.
“Ini menjadi ruang belajar sekaligus diskusi untuk melihat bagaimana jurnalisme warga berkembang di era digital. Anak-anak cukup antusias mempelajari dasar-dasar jurnalistik,” ujarnya.
Turangga berharap Forum Anak ke depan dapat berperan lebih luas, tidak hanya sebagai organisasi binaan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai penjaga catatan sejarah pergerakan anak di Kabupaten Sukabumi.
“Forum Anak seharusnya menjadi penjaga sejarah pergerakan anak. Suara dan gagasan mereka penting untuk dicatat sebagai bagian dari perjuangan pemenuhan hak anak,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap potensi Forum Anak sebagai mitra strategis dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi Layak Anak.
“Peran Forum Anak sangat penting, bukan sekadar sebagai binaan, tetapi sebagai pilar dalam advokasi hak anak ke depan,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : M. Nabil