Bisnisnews.net || Sekitar seribu jamaah memadati Pengajian Bulanan Edisi Spesial yang berlangsung di Toserba Selamat, Kota Sukabumi, Ahad (4/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai keimanan sekaligus meningkatkan kesadaran sosial masyarakat, khususnya terkait kepedulian terhadap lingkungan.
Pengajian yang dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, menghadirkan penceramah Ustadz Hilmi Firdausi, dengan mengangkat tema muhasabah diri di awal tahun serta pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan sesama dan alam sekitar.
Dalam sambutannya, Kia Florita menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan serius di Kota Sukabumi. Ia menilai, penanganan sampah membutuhkan kesadaran kolektif yang dimulai dari rumah tangga hingga komunitas masyarakat.
“Permasalahan sampah bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab kita sebagai manusia dalam menjaga bumi agar tetap lestari,” ujarnya.
Ia mengajak jamaah untuk menerapkan kebiasaan sederhana namun berdampak, seperti memilah sampah sejak dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, serta memanfaatkan lubang biopori sebagai alternatif pengelolaan sampah organik.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari nilai ibadah yang mencerminkan keimanan seseorang. Lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan kenyamanan hidup serta mendukung terwujudnya Kota Sukabumi yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Ustadz Hilmi Firdausi dalam tausyiahnya mengajak jamaah menjadikan pergantian tahun sebagai sarana evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih rendah hati, peduli, dan bermanfaat bagi sekitar.
Ia menekankan bahwa kesadaran akan kekurangan diri merupakan langkah awal menuju perbaikan, sedangkan merasa paling benar justru dapat menjauhkan seseorang dari nilai-nilai kesalehan.
Pada kesempatan tersebut, jamaah juga mendoakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi agar senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah, termasuk dalam menangani persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah.
Pengajian bulanan ini diharapkan terus berlangsung secara berkesinambungan sebagai ruang mempererat ukhuwah, memperdalam keimanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Sukabumi.*** (RAF)
Editor : M. Nabil