347 Siswa di Sukabumi Jajal MBG Prasmanan, Sekolah Soroti Kualitas dan Efisiensi

Date:

Bisnisnews.net – Inovasi penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem prasmanan mulai diuji coba di SDN 1 Babakan, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/10/2026). Sebanyak 347 siswa mengikuti kegiatan tersebut sebagai penerima manfaat.

Uji coba ini difokuskan pada penilaian terhadap kualitas makanan, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, serta respons siswa terhadap pola penyajian yang berbeda dari metode sebelumnya.

Dalam sistem prasmanan, makanan disajikan secara langsung agar dapat dinikmati siswa selagi hangat. Selain memberikan pengalaman makan yang berbeda, metode ini juga diharapkan dapat meningkatkan selera makan sekaligus menumbuhkan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Antusiasme terlihat dari tanggapan para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Citra, salah seorang siswa kelas 6 SDN 1 Babakan, mengatakan bahwa pengalaman makan dengan sistem prasmanan terasa lebih menyenangkan.

“Enak, rasanya beda karena baru pertama kali. Jadi lebih terasa kebersamaannya karena makan bareng-bareng,” ujar Citra saat ditemui ketika kegiatan makan siang berlangsung.

Kepala SDN 1 Babakan, Erni Rusmayani, menyatakan dukungannya terhadap penerapan metode tersebut. Ia menilai penyajian makanan secara langsung dapat membantu menjaga hidangan tetap segar dan hangat saat disantap.

Selain itu, pihak sekolah dapat mengamati konsumsi makanan siswa sehingga potensi makanan terbuang dapat ditekan. Erni berharap kualitas hidangan dan pola penyajian yang diterapkan dalam uji coba ini dapat dipertahankan.

“Kami dari pihak sekolah sangat mendukung karena makanan disajikan lebih segar dan hangat, sehingga anak-anak bersemangat untuk makan. Makanan juga jadi tidak mubazir karena terpantau langsung. Harapan kami ke depan, menu dan kualitas penyajian seperti hari ini bisa terus dipertahankan,” kata Erni.

Ia tidak menampik bahwa sistem prasmanan memerlukan dukungan tenaga penyaji yang lebih besar dibandingkan pembagian makanan menggunakan wadah atau ompreng. Namun, menurutnya, pelaksanaan program tersebut membutuhkan kerja sama antara sekolah dan penyelenggara agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

“Ini menjadi tugas bersama antara sekolah dan pihak penyelenggara untuk mencerdaskan serta menyehatkan generasi muda penerus bangsa,” tambahnya.

Di sisi penyelenggara, Ketua Yayasan Tidar Biru Sejahtera, Sayyid Agil, didampingi Person in Charge (PIC) Yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkalaya, Arya Maulana Fajar, menjelaskan bahwa penerapan sistem prasmanan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kepala Badan Gizi Nasional.

Arya menyebutkan, evaluasi tidak hanya mencakup penerimaan siswa terhadap menu yang diberikan, tetapi juga meliputi tahapan persiapan, pengolahan, pengangkutan, hingga penyajian makanan di sekolah.

Pada uji coba tersebut, menu yang disediakan terdiri atas semur daging sapi, tempe, sayuran, dan buah lengkeng. Pihak yayasan turut menyediakan susu sebagai tambahan untuk melengkapi hidangan bagi para siswa.

Guna menjaga makanan tetap hangat ketika tiba di lokasi, proses memasak dimulai sejak pukul 01.00 WIB. Seluruh tahapan pelaksanaan kemudian menjadi bagian dari bahan evaluasi untuk menilai kelayakan penerapan sistem prasmanan ke depannya.

“Persiapan memasak kami mulai sejak pukul 01.00 dini hari agar makanan siap dan dibawa langsung dalam kondisi hangat ke sekolah. Kami mengevaluasi seluruh tahapan ini. Jika respons dari penerima manfaat sangat baik dan evaluasinya positif, tidak menutup kemungkinan sistem prasmanan ini akan terus kita lanjutkan ke depannya,” ungkap Arya.

Melalui pilot project ini, penyelenggara berupaya mengukur efektivitas sistem prasmanan sebelum mempertimbangkan kelanjutan penerapannya. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG, terutama dalam memastikan makanan yang diterima siswa memenuhi aspek gizi, kebersihan, dan keamanan pangan.

Penerapan metode tersebut juga diharapkan mampu menciptakan pengalaman makan yang lebih nyaman dan menyenangkan, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia sekolah di Kabupaten Sukabumi.***(RAF)

Editor: M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Film ”Salah Langkah”, Rd Ratu Dinar: Cara Kreatif SMPN 13 Sukabumi Didik Siswa

Bisnisnews.net – Kelompok Eskul Literasi SMPN 13 Kota Sukabumi...

Program 12 PAS Putaran 2 Jangkau 14 Warga Selabatu dan Cikole, Pemkot Sukabumi Dorong Kemandirian Ekonomi

Bisnisnews.net – Upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam membantu masyarakat...

Irigasi 1.000 Hektare di Ciemas Jebol Sejak 2024 Tak Diperbaiki, Dewan: Jangan Cuma Jadikan Slogan Lumbung Padi

Bisnisnews.net - Di tengah pembukaan TMMD ke-130 di Desa...

500 Warga Hadiri Pembukaan TMMD ke-130 di Ciemas, Wabup Sukabumi: Ini Bakti TNI untuk Percepatan Pembangunan

Bisnisnews.net - Suasana Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi,...