Menjaga Ruh Bangsa: Refleksi Spiritual dan Nasionalisme di Hari Kesaktian Pancasila 2026

Date:

Oleh : Aam Abdul Salam/ Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98/PPJNA 98, Penasehat PWI/SMSI Sukabumi, Presidium MD KAHMI Sukabumi

Bisnisnews.net – Tanggal 1 Oktober 2026 kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum spritual bagi bangsa Indonesia untuk merenungkan kembali pondasi eksistensialnya. Pancasila bukan sekadar teks hukum atau dokumen politik; ia adalah kesepakatan luhur (kalimatun sawa) yang lahir dari akar spiritualitas, falsafah hidup, dan kebudayaan mendalam yang telah dihidupi oleh masyarakat Nusantara selama berabad-abad.

Sejarah mencatat bahwa kekuatan ideologi negara ini telah melewati berbagai ujian besar. Salah satu titik paling kelam sekaligus pembuktian ketangguhan ideologi ini adalah peristiwa Gerakan 30 September (G30S). Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata bagaimana Pancasila diuji oleh upaya sistematis yang ingin mengganti dan menghapuskannya dengan ideologi asing yang tidak bersumber dari nilai budaya serta jati diri bangsa.

Pancasila tetap tegak berdiri. Keberadaannya terbukti menjadi penjaga spiritual bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang membentengi negeri ini dari segala upaya perusakan arah perjuangan serta cita-cita kemerdekaan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menjadi momentum spiritual untuk menyatukan seluruh energi bangsa. Semangat perjuangan rakyat dan amanah para leluhur bangsa kini mewujud dalam gerak bersama kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Momentum ini dipandang sebagai titik balik untuk membersihkan hambatan-hambatan non-teknis dan energi negatif yang berpotensi menghalangi kelancaran program-program kerakyatan yang sedang digulirkan pemerintah.

Dalam pendekatan nasionalisme kebangsaan, persatuan antara seluruh elemen rakyat, nilai spiritual amanah leluhur, dan komitmen ketatanegaraan menjadi modal utama. Sinergi ini diarahkan untuk membawa Indonesia bertransformasi menjadi negara yang adil, makmur, dan berdaulat.

Lebih dari sekadar pencapaian domestik, keteguhan di atas nilai-nilai Pancasila ini diharapkan mampu membawa Indonesia tampil di panggung global, memimpin peradaban dunia dalam mewujudkan keadilan sosial dan perdamaian abadi.***

Editor: M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Ketika Pancasila Bertemu Algoritma: Makna Hari Kesaktian Pancasila bagi Pers Modern

Oleh: Siti Ratna Maymunah/CEO Wartain.comBisnisnews.net - 1 Oktober diperingati...

Ayep Zaki Bawa Isu Ketahanan Kota Sukabumi ke Forum Mayors Talk 2026

Bisnisnews.net – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mengikuti Mayors...

Potensi Parkir Didorong, Pemkot Sukabumi Bidik PAD Rp2 Miliar

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Perhubungan (Dishub)...

HP Wartawan Dirampas Usai Sidang Korupsi BDS, JHB: Jangan Diam, Bupati Harus Evaluasi Pengamanan

Bisnisnews.net - Persidangan kasus dugaan korupsi PT Bandung Daya...