Bisnisnews.net – Pengesahan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi Undang-Undang mendapat sambutan positif dari aktivis.
Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda menilai peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sangat krusial dalam mengawal regulasi tersebut hingga tuntas.
“Ini bukan sekadar undang-undang biasa. Ini tentang keadilan agraria, tentang kepastian hidup petani dan rakyat kecil yang puluhan tahun berkonflik soal tanah,” ujar Anto, Rabu (23/9/2026).
Anto mengatakan, Dasco yang memimpin Panja RUU di Baleg DPR pada Senin (21/9/2026) bersama pemerintah dan seluruh fraksi telah menunjukkan keberpihakan DPR kepada rakyat.
Dalam Panja itu dibahas tuntas isu krusial mulai dari penataan penguasaan lahan, kepastian hak, hingga mekanisme penyelesaian konflik agraria yang menahun.
Hasilnya, RUU tersebut disetujui menjadi UU dalam Paripurna DPR pada Selasa (22/9/2026).
Menurut Anto, tantangan terbesar justru setelah pengesahan.
“UU ini jangan hanya indah di atas kertas. Rakyat di kampung menunggu bukti, apakah tanah mereka aman, apakah konflik yang mereka hadapi selesai,” katanya.
Ia menegaskan reforma agraria harus keluar dari ruang sidang Senayan dan dirasakan langsung di lapangan.
“Tanah itu sumber kehidupan, bukan sumber konflik. Jika pelaksanaannya berpihak kepada rakyat kecil, maka tujuan reforma agraria yang sesungguhnya tercapai,” pungkas Anto.***
Editor: M. Nabil
(Aab)