Sekolah di Kota Sukabumi Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa TK, SD, hingga SMP menyusul masuknya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke wilayah Kota Sukabumi.

Kebijakan tersebut diputuskan setelah Pemerintah Kota Sukabumi melakukan koordinasi dengan Sekretaris Daerah serta sejumlah kepala perangkat daerah pada Minggu malam.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang terdampak abu vulkanik. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan berarti kegiatan belajar mengajar dihentikan.

“Situasi debu, sementara bukan diliburkan. Tapi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), secara online,” ujar Ayep.

Ia menambahkan, pemerintah akan mengevaluasi kondisi dalam satu hingga dua hari ke depan. Jika kondisi udara kembali membaik dan abu vulkanik berkurang, kegiatan pembelajaran di sekolah diharapkan dapat kembali berjalan normal.

Ayep menyebut dampak abu vulkanik di Kota Sukabumi sejauh ini belum terlalu besar. Namun, keberadaan abu tetap menjadi perhatian pemerintah sehingga diperlukan langkah pencegahan, terutama untuk melindungi siswa.

Penerapan PJJ berlaku bagi jenjang TK, SD, dan SMP yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Sukabumi. Sementara untuk jenjang SMA, kewenangan berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Salah satu sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut yakni SMPN 2 Kota Sukabumi. Wakasek Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 2 Kota Sukabumi, Ridwan Taufik, mengatakan keputusan PJJ diambil setelah sekolah menerima arahan dari Dinas Pendidikan dan melakukan koordinasi internal.

Menurut Ridwan, PJJ hanya diberlakukan untuk hari tersebut. Sementara mekanisme pembelajaran tetap mengikuti jadwal seperti biasa, dengan materi dan tugas disampaikan guru melalui wali kelas.

“Jadwalnya tetap seperti biasa. Guru memberikan tugas melalui wali kelas, kemungkinan melalui WhatsApp,” kata Ridwan.

Meski siswa belajar dari rumah, para guru dan tenaga kependidikan tetap hadir di sekolah untuk melakukan presensi serta menjalankan aktivitas sekolah lainnya.

Dengan kebijakan tersebut, Pemkot Sukabumi berharap proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan siswa di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Polisi Amankan Pemuda di Sukabumi, 17 Ribu Butir Hexymer Disita

Wartain.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tengah...

Mahasiswa Gema Sukabumi Turun ke Jalan, Soroti MBG hingga Penanganan Karhutla

Bisnisnews.net – Sejumlah persoalan kebijakan pemerintah menjadi sorotan dalam...

Jangan Bingung Lagi! Semua Layanan Imigrasi di Luar Kantor Kini Bernama Beranda Imigrasi

Bisnisnews.net – Mulai sekarang jangan bingung cari layanan paspor...

DP3A Kabupaten Sukabumi Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Wujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)...