Bisnisnews.net – Upaya penguatan pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi terus dilakukan. Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada kelompok masyarakat di Kecamatan Cikakak dan Palabuhanratu, sebagai tindak lanjut aspirasi warga saat reses 2025 lalu.
Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang aktivitas produksi sekaligus membantu masyarakat meningkatkan kapasitas usahanya. Penyaluran dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang hari ini sudah bersama-sama dengan kami,” ujar Leni saat menyerahkan bantuan.
Salah satu penerima bantuan adalah Yulis dari Kecamatan Cikakak. Ia mendapatkan satu paket peralatan untuk menunjang produksi abon. Bantuan itu meliputi *mesin penggiling abon, panci untuk memasak, hingga alat pengering.
“Ini alat-alat abon untuk penggilingan abon. Kemudian ada panci alat masaknya, alat pengeringnya, komplit. Mudah-mudahan bermanfaat untuk Ibu Yulis dan kelompoknya,” kata Leni.
Menurutnya, peralatan diberikan secara lengkap agar kelompok usaha dapat langsung mengoptimalkan proses produksi tanpa harus menambah biaya lagi.
Selain untuk produksi abon, bantuan juga disalurkan kepada Edi dari Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Ia menerima gerobak usaha yang bisa digunakan untuk berjualan kuliner.
Gerobak tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk berjualan berbagai jenis makanan, mulai dari bakso, gorengan, martabak, cilor hingga cilok. Diharapkan dapat menambah pilihan usaha dan menjangkau lebih banyak pembeli.
Leni berharap bantuan ini tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat penerima.
“Mudah-mudahan nanti Pak Edi juga bisa bersama dengan kelompoknya semakin maju usahanya, berkah, dan semoga ini menjadi salah satu yang bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Leni, penguatan ekonomi masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat agar program pemberdayaan berjalan efektif.
Ia menilai UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu dukungan terhadap pelaku usaha kecil harus terus digalakkan, mulai dari bantuan peralatan, pelatihan, hingga perluasan akses pasar.
Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap aspirasi yang disampaikan warga saat kegiatan reses tahun 2025. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama dinas terkait.
“Mudah-mudahan ke depannya kita sama-sama membantu masyarakat supaya lebih meningkatkan lagi ekonomi masyarakat dan sejahtera,” tandas Leni.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pelaku UMKM di Cikakak dan Palabuhanratu bisa lebih produktif, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(Aab)