Bisnisnews.net – Muswil VII MW KAHMI Jawa Barat menelurkan nahkoda baru. Tujuh presidium terpilih resmi memimpin organisasi kader HMI ini untuk lima tahun ke depan.
Pemilihan berlangsung alot hingga dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB yang berlangsung di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant, Bandung, Sabtu 08/08/2026. Sebanyak 16 kandidat awalnya bersaing memperebutkan kursi presidium.
Ahmad Hidayat keluar sebagai peraih suara tertinggi, 23 suara. Ia dipercaya peserta sebagai pemimpin di antara para presidium.
Menyusul Suprih Rozikin 22 suara dan H. Agus Asri Sabana 21 suara. Ketiganya dikenal sebagai tokoh dengan rekam jejak panjang di KAHMI.
Kemudian ada Saepul Bahri Bin Zein atau yang akrab disapa Om Zein (Bupati Purwakarta-red) 19 suara, Dodi Ferdiana Kusnandar 16 suara, dan Husni Farhani 14 suara.
Drama terjadi di kursi terakhir. H. Ahmad Sarbini dan Budi Kurnia mengantongi suara sama, 13.
Tapi Budi Kurnia memilih mundur. Ia menyerahkan posisinya kepada H. Ahmad Sarbini, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN SGD Bandung, demi kebaikan bersama.
Langkah itu dipuji banyak pihak. Salah satu pimpinan sidang Engkus Kuswara menyebutnya sebagai cerminan jiwa besar kader KAHMI.
“Prosesnya demokratis dan lancar. Dinamika kecil itu wajar. Yang penting semua menerima hasil,” kata Engkus.
Dengan presidium baru, harapan besar disematkan. KAHMI Jabar diharapkan tidak hanya kuat di internal, tapi juga berdampak ke masyarakat.
Engkus menutup dengan pesan. “Semoga estafeta kepemimpinan MW KAHMI Jawa Barat 2026-2031 bisa membawa perubahan untuk Jawa Barat yang berkemajuan.” (***)
Editor : M. Nabil
(Aab)