Bisnisnews.net – Yayasan Daarut Taqwa Bekasi bekerja sama dengan Dr. Virna Sulfitri, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, menggelar penyuluhan dan pelatihan pembuatan budget keuangan untuk UMKM. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Peserta pelatihan mayoritas merupakan pelaku UMKM sektor makanan di wilayah Bekasi. Mereka diberikan pemahaman dasar hingga praktik menyusun anggaran agar usaha bisa dikelola lebih profesional.
Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali pelaku UMKM agar mampu membuat anggaran keuangan yang baik dan realistis. Sebab, anggaran menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan strategi usaha.
Dr. Virna menjelaskan, anggaran yang baik tidak bisa dibuat asal tebak. Penyusunannya harus berdasarkan data historis dari laporan keuangan yang sudah ada sebelumnya.
Selain data historis, anggaran juga harus memadukan target usaha yang ingin dicapai dan kondisi ekonomi pasar saat ini. Dengan begitu, angka dalam budget tidak terlalu tinggi hingga memberatkan, atau terlalu rendah sehingga menghambat perkembangan.
Menurutnya, kelemahan terbesar UMKM saat ini adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya laporan keuangan. Banyak pelaku usaha belum terbiasa mencatat setiap transaksi pemasukan dan pengeluaran.
Padahal, dokumen pemasukan dan pengeluaran itu sangat penting. Tanpa catatan yang rapi, akan sulit membuat laporan keuangan, dan tanpa laporan keuangan mustahil membuat anggaran yang akurat.
Oleh karena itu Dr. Virna mendorong UMKM untuk mulai membiasakan diri membuat catatan keuangan sederhana setiap hari. Dari catatan itu, pelaku usaha bisa menyusun laporan keuangan dasar sebagai bahan perencanaan.
“Dengan adanya laporan keuangan, pelaku UMKM akan punya pedoman yang jelas saat menyusun anggaran. Anggaran yang baik harus mencerminkan kebutuhan usaha yang sebenarnya,” tegas Dr. Virna saat menjadi pemateri.
Ia menutup materi dengan menekankan bahwa budget atau anggaran bukan hanya alat untuk merencanakan keuangan, tetapi juga berfungsi sebagai alat pengontrol. Dengan anggaran, pelaku usaha bisa memantau pengeluaran, mengevaluasi kinerja, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.***
Editor : M. Nabil
(Aab)