Pemkab Sukabumi Siapkan Pilkades Serentak 2027 di 240 Desa, E-Voting Masih Menunggu Kepastian

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang rencananya digelar di 240 desa yang tersebar di 47 kecamatan.

Tahapan Pilkades dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2027. Namun secara teknis, Pemkab masih menunggu petunjuk resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Subkoordinator Pengembangan Kapasitas SDM DPMD Kabupaten Sukabumi, Sony Sondani*, menyebut persiapan awal sudah mulai dilakukan oleh pihaknya.

“Persiapan sudah mulai dilakukan. Tahapan Pilkades diperkirakan dimulai sekitar bulan Juni 2027. Namun, untuk teknis pelaksanaannya kami masih menunggu kepastian sesuai edaran dari Gubernur Jawa Barat,” ujarnya, Senin 6 Juli 2026.

Salah satu poin penting yang masih digodok adalah sistem pemungutan suara. Mengacu surat edaran Gubernur Jabar, Pilkades 2027 diarahkan menggunakan sistem e-voting atau pemungutan suara elektronik.

Namun Sony menjelaskan, belum ada keputusan final terkait cakupan penerapan e-voting. Apakah akan dipakai di semua desa atau hanya sebagian desa sebagai pilot project.

“Kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut. Apakah e-voting diterapkan di seluruh desa atau hanya sebagian, nanti akan dipastikan setelah ada arahan resmi,” katanya.

Jika e-voting diterapkan secara penuh, maka 240 desa di Sukabumi akan menjadi salah satu wilayah dengan penggunaan teknologi pemilu desa terbesar di Jabar.

DPMD sendiri saat ini fokus pada pemetaan kesiapan desa, pelatihan panitia, hingga sosialisasi aturan baru kepada masyarakat.

Sony menegaskan, begitu ada kepastian dari Pemprov Jabar, pihaknya akan langsung menyampaikan informasi ke publik agar tahapan bisa berjalan transparan.

“Kalau sudah ada kepastian, tentu akan kami publikasikan kembali agar masyarakat mengetahui tahapan dan mekanisme Pilkades yang akan dilaksanakan,” pungkasnya.

Dengan waktu persiapan hampir setahun, Pemkab berharap Pilkades serentak 2027 bisa berjalan demokratis, tertib, dan minim konflik, terutama jika sistem digital benar-benar diterapkan.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Kawal Kasus Ratusan Buruh Tambang Emas Ditunggak Gaji

Bisnisnews.net – Aksi kekecewaan kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi....

DP3A Sukabumi Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Tegalbuleud, Korban Remaja 15 Tahun Alami Kehamilan Hingga Melahirkan

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)...

Pendaftaran Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi Diperpanjang hingga 15 Juli 2026

Bisnisnews.net – Kabar gembira bagi anak-anak di Kabupaten Sukabumi....

DKUKM Sukabumi Dukung Penguatan Sistem Merit, Siap Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas

Bisnisnews.net - Pengukuhan H. Ade Suryaman sebagai Sekretaris Daerah...