Kepengurusan 2026-2027 Dipimpin Ade Roni Ronaldo, Usung Tema Integritas dan Peran Keumatan
Bisnisnews.net – Himpunan Mahasiswa Islam HMI Cabang Sukabumi resmi melantik jajaran pengurus baru masa bakti 2026-2027. Pelantikan khidmat itu digelar di Gedung Disen Cisaat, Sukabumi, Sabtu 27 Juni 2026, sekaligus mengukuhkan Korps HMI-Wati KOHATI dan Badan Pengelola Latihan BPL.
Dengan nakhoda baru, organisasi berlambang hijau-hitam ini menegaskan arah gerak satu tahun ke depan. Pelantikan menjadi titik awal kepengurusan menunaikan amanah kader dan masyarakat Sukabumi.
Acara seremonial mengusung tema besar “Meneguhkan Integritas, Merawat Persatuan, dan Memperkuat Peran Keumatan”. Tema itu menjadi panduan kerja pengurus baru agar bergerak progresif dan solutif.
Kepengurusan dipimpin Ade Roni Ronaldo sebagai Ketua Umum. Ia didampingi Asep Sugianto sebagai Sekretaris Umum dan Hernandi Mulyana sebagai Bendahara Umum. Ketiganya berkomitmen membawa warna baru bagi HMI Cabang Sukabumi.
Ketua Umum terpilih Ade Roni Ronaldo menegaskan posisi HMI ke depan. HMI akan menempatkan diri sebagai mitra kritis bagi Pemerintah Kota maupun Kabupaten Sukabumi, bukan sekadar penentang.
“Untuk ke depannya, kita akan bersinergi dengan pemerintah kota maupun kabupaten sebagai mitra kritis. Jadi tidak hanya mengkritisi saja, tapi mengevaluasi, juga kita akan membawa solusi ataupun policy brief yang sudah kita kaji matang-matang bersama teman-teman untuk kita diskusikan dengan pemerintah kota ataupun kabupaten,” ujar Ade Roni usai pelantikan.
Pola pergerakan mahasiswa, menurutnya, harus berbasis data dan kajian ilmiah. Kritik tanpa arah dinilai tidak efektif. Karena itu HMI menyiapkan policy brief yang matang sebelum berdialog dengan pembuat kebijakan.
Meski mengedepankan diplomasi dan diskusi akademik, Ade Roni tidak menutup jalur aksi massa. Aksi turun ke jalan tetap jadi instrumen terakhir jika ruang dialog buntu.
“Ketika memang itu tidak terjadi, maka turun ke jalan adalah salah satu solusi terakhir,” tambahnya. Langkah itu diambil agar aspirasi masyarakat dan hasil kajian independen HMI tetap sampai ke pembuat kebijakan.
Selain fokus eksternal, kepengurusan baru juga memperkuat pengkaderan internal. HMI menargetkan lahirnya insan pencipta yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan berintegritas tinggi.
Organisasi akan difungsikan sebagai lokomotif intelektual. Melalui kajian, pelatihan, dan diskusi, kader didorong menjaga nilai independensi mahasiswa serta nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Dengan pelantikan ini, HMI Cabang Sukabumi 2026-2027 memulai langkah baru. Meneguhkan integritas, merawat persatuan, dan memperkuat peran keumatan menjadi kompas gerak organisasi di Kota dan Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(Yosep)