Pimpinan DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa, PPJNA 98: Itu Praktik Demokrasi Sehat

Date:

Bisnisnews.net – Sikap pimpinan DPR RI yang membuka ruang dialog dengan mahasiswa demonstran di Kompleks Parlemen, Senayan, mendapat apresiasi luas. Salah satunya datang dari Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 PPJNA 98, Anto Kusumayuda.

Anto memuji langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan DPR. Menurutnya, pilihan berdialog langsung dengan mahasiswa lebih baik dibanding mengambil pendekatan konfrontatif.

Langkah tersebut dinilai menunjukkan lembaga legislatif masih membuka ruang partisipasi publik. Sikap itu juga dinilai menghormati tradisi demokrasi yang diperjuangkan sejak era Reformasi 1998.

“Dialog adalah jalan terbaik dalam negara demokrasi. Ketika mahasiswa datang membawa aspirasi, maka tugas negara bukan membungkam, tetapi mendengarkan,” ujar Anto di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Pernyataan itu muncul setelah pimpinan DPR menyatakan kesediaannya menerima perwakilan mahasiswa. Aksi demonstrasi berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Jumat (19/6/2026). Dalam pertemuan itu mahasiswa menyampaikan tuntutan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah maupun lembaga negara.

Bagi Anto, dialog antara mahasiswa dan pimpinan DPR memiliki makna lebih besar dari pertemuan formal. Ia melihatnya sebagai simbol bahwa demokrasi Indonesia masih memiliki mekanisme menyerap kritik dan aspirasi masyarakat.

Anto mengingatkan sejarah bangsa menunjukkan mahasiswa selalu berperan penting mengawal demokrasi. Dari gerakan 1966 hingga Reformasi 1998, mahasiswa menjadi kekuatan moral pendorong perubahan.

Karena itu, setiap aspirasi mahasiswa harus dipandang sebagai bagian proses demokrasi, bukan ancaman stabilitas negara. “Mahasiswa adalah mitra kritis bangsa. Perbedaan pendapat harus dijembatani melalui dialog,” katanya.

Anto menilai keputusan pimpinan DPR menerima mahasiswa menunjukkan kedewasaan politik. Di tengah polarisasi dan derasnya informasi media sosial, komunikasi langsung dinilai efektif menghindari kesalahpahaman.

Secara khusus Anto menyoroti peran Dasco yang sejak awal menyatakan siap menerima mahasiswa. Sikap itu memperlihatkan karakter kepemimpinan yang mengutamakan komunikasi dibanding konfrontasi.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada seremoni. Seluruh aspirasi mahasiswa yang disampaikan harus ditindaklanjuti DPR sesuai fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran.

Sebagai aktivis kelahiran Reformasi 1998, Anto menegaskan dialog adalah warisan perjuangan reformasi yang harus dijaga. “Reformasi mengajarkan kekuasaan harus mau mendengar rakyat. Praktik demokrasi seperti ini harus terus dipelihara,” tegasnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Disnakertrans Sukabumi Perluas Perlindungan, Pekerja Rentan Dapat BPJS Ketenagakerjaan

Bisnisnews.net – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten...

Jelang Hari Bhayangkara, Polres Sukabumi Kota Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bersih Tempat Ibadah

Bisnisnews.net - Suasana berbeda terlihat di kawasan Alun-alun dan...

Magang Nasional 2026 Dibuka Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu, Uang Saku 100% Ditanggung Pemerintah

Bisnisnews.net – Pemerintah akan melanjutkan Program Magang Nasional gelombang...

Milad dan Pengukuhan Pengurus YASTHI,  sekda Ade Suryaman: Jaga Nilai Keagamaan dan Layanan Umat

Bisnisnews.net - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman,...