Pemkab Sukabumi Gulirkan Stimulan Rp 50 Juta per Desa Wisata untuk Dongkrak Sektor Pariwisata

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pariwisata mulai menggenjot sektor pariwisata desa. Caranya dengan menyalurkan bantuan stimulan senilai Rp 50 juta untuk setiap desa wisata yang telah ditetapkan.

Kucuran dana segar ini diharapkan menjadi pengungkit potensi wisata desa. Dana tersebut diarahkan untuk memoles pengelolaan, melengkapi fasilitas, dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata di tingkat desa.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan penggunaan dana puluhan juta itu tidak boleh sembarangan. Acuannya jelas, yakni rekomendasi yang tercantum dalam Surat Keputusan atau SK Bupati tentang penetapan Desa Wisata.

“Di dalam SK Bupati sudah disebutkan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa wisata. Ada yang masuk kategori rintisan, berkembang, maupun maju. Setiap kategori sudah dilengkapi rekomendasi pengembangannya,” kata Ali Iskandar, Senin, 15 Juni 2026.

Ali mewanti-wanti agar dana Rp 50 juta itu tepat sasaran. Meski wujudnya berupa bantuan keuangan khusus ke pemerintah desa, peruntukannya mutlak untuk memoles sektor pariwisata.

“Desa harus memastikan lokasi dan kegiatan yang didanai benar-benar mendukung wisata. Bantuan ini tidak boleh jauh dari tujuan pengembangan. Pengelola desa wisata dan pemerintah desa harus memiliki pemahaman yang sama bahwa desa wisata adalah milik bersama yang harus dikembangkan,” paparnya.

Setiap desa, menurut Ali, memiliki kebutuhan berbeda. Ada desa yang masih perlu penguatan kapasitas sumber daya manusia atau SDM. Namun, tidak sedikit desa yang mendesak membutuhkan sarana fisik.

Sebagai contoh, Desa Cimanggu memiliki potensi wisata susur sungai dan gua yang menjanjikan. Saat ini desa tersebut membutuhkan fasilitas kekinian seperti glamping dan alat pendukung wisata agar lebih menarik wisatawan.

Hal serupa terjadi di Minajaya. Objek wisata susur gua di desa itu mendesak membutuhkan perlengkapan keselamatan ekstra demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Ada desa yang infrastrukturnya sudah cukup baik sehingga bantuan diarahkan untuk peningkatan kompetensi, pelatihan, dan sertifikasi pengelola. Ada juga yang masih membutuhkan kelengkapan sarana wisata, seperti peralatan susur gua, perlengkapan camping, atau fasilitas pendukung lainnya,” jelas Ali.

Dinas Pariwisata memastikan tidak lepas tangan setelah dana cair. Ali menegaskan akan ada evaluasi berkala untuk mengukur sejauh mana dana tersebut berdampak pada jumlah kunjungan dan kualitas layanan wisata.

“Kami akan melakukan evaluasi. Harus ada dampak yang terlihat. Dengan adanya bantuan ini, jumlah wisatawan harus bertambah, pelayanan semakin baik, dan pengalaman wisatawan menjadi lebih menyenangkan,” tegasnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Desa Sayati Semarakkan “Love You Fest” Margahayu dalam rangka HUT RI Ke 81

Bisnisnews.net - Desa Sayati turut ambil bagian dalam memeriahkan...

Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Sukabumi, Bupati Tegaskan Kehormatan dan Tanggungjawab Besar 

Bisnisnews.net - Bupati Sukabumi H Asep Japar mengukuhkan 32...

Menuju Jabar Caang: Aliansi Masyarakat Sukabumi dan Cianjur Selatan Kawal Jaringan Listrik PLN

BISNISNEWS.NET, SUKABUMI || Kedaulatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan...

Ratusan Elemen Sukabumi Satukan Tekad di Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia”

Bisnisnews.net – Lapangan Apel Mapolres Sukabumi dipenuhi lautan manusia...